Eks Danjen Kopassus Dipanggil Bareskrim Polri Terkait Senpi Ilegal

6

FBN – JAKARTA || Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menjadwalkan pemanggilan kembali Mayjen (Purn) Soenarko sebagai tersangka untuk dimintai keterangan terkait kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal pada Mei 2019 lalu.

Pemanggilan dilayangkan oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri melalui surat panggilan nomor S.pgl/2259-1/X/2020/Dit Tipidum. Soenarko dijadwalkan dipanggil pada Jumat (16/10/220) pukul 10.00 WIB.

“Pemanggilan kembali tersangka Soenarko terkait kasus kepemilikan senjata api pada tahun 2019,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, Kamis (15/10/2020).

Ferdy menuturkan, penyidik masih memiliki kewajiban untuk memberi kepastian hukum terhadap Soenarko. Ferdy mengatakan, bila unsur pasal yang disangkakan terpenuhi, maka berkas perkara akan segera dilimpahkan ke JPU untuk disidangkan.

“Kewajiban Penyidik untuk memberikan kepastian hukum terhadap pihak yang sudah menjadi tersangka. Bila sudah lengkap dan terpenuhi unsur pasal segera di kirim ke JPU untuk disidangkan,” tuturnya.

Kasus yang menjerat Soenarko terjadi pada bulan Mei 2019, di mana senpi ilegal diduga akan diselundupkan ke kerusuhan 22 Mei 2019 meski telah dibantah Soenarko.

Setelah ditahan di Rutan Guntur sejak 20 Mei 2019, Soenarko kemudian bebas dari rutan pada Jumat (21/6/2019). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekan surat sekaligus menjadi penjamin bebasnya Soenarko.(DivHumas/Red)