Fatimah Bagan, Siap Bersaing Duduki Ketua DAD Barut 2021-2026

1
Aktivis lingkungan, hukum, dan adat, Barito Utara Siti Fatimah Bagan, siap memimpin Dewan Adat Dayak (DAD) Barito Utara periode 2021-2026, setelah menerima dukungan dari tujuh DAD Kecamatan.

FBN – Muara Teweh || Setelah berakhirnya masa Bakti Ketua DAD Barut Drs Junio Suharto pada 27 Maret 2021, maka dalam waktu dekat pihak DAD akan melakukan pemilihan Ketua DAD yang baru Didukung 7 DAD Kecamatan, Fatimah Bagan Siap bersaing memperebutkan kursi Ketua DAD Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Aktivis lingkungan, hukum, dan adat, Barito Utara Siti Fatimah Bagan, siap memimpin Dewan Adat Dayak (DAD) Barito Utara periode 2021-2026, setelah menerima dukungan dari tujuh DAD Kecamatan.

Saat jumpa pers di Muara Teweh, Rabu (7/4/2021) siang, Fatimah sapaan akrabnya menyatakan, dirinya telah menerima dukungan dari tujuh DAD Kecamatan, yakni DAD Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Baru, Teweh Selatan, Montallat, Gunung Timang, Teweh Timur, dan Gunung Purei.

“Masa jabatan pengurus DAD Barito Utara telah berakhir pada 7 Maret 2021. Setelah menerima informasi tak ada perpanjangan masa jabatan, saya mendaftarkan diri ke DAD Provinsi Kalimantan Tengah pada 17 Maret lalu,” katanya didampingi salah satu tokoh adat di Barito Utara.
Menurut Fatimah, motivasinya maju sebagai Ketua DAD Barito Utara dilandasi keprihatinan banyaknya permasalah yang di hadapi masyarakat adat.

“Karena lembaga adat ini sudah besar, kita tinggal mengembangkan. Kalau saya duduk, program pertama menyediakan sekretariat untuk DAD Barito Utara,” ucap dia.

Selama ini, Fatimah bersama para mantir sering turun ke daerah-daerah untuk membantu masyarakat. Tetapi tanpa legalitas organisasi, dirinya sering mengalami kesulitan.

“Kadang-kadang kita berurusan tidak hanya sebatas masalah adat, namun lari ke hukum positif. Alhamdulilah, selama berurusan, saya banyak dibantu aparat dan pemerintah, karena saya tidak macam-macam. Tetapi saya tetap harus punya legalitas,” ujar Srikandi Barito Utara yang lama tinggal di Yogyakarta ini.

Kebetulan masa bakti DAD Barito Utara, sambung Fatimah, habis 7 Maret 2021, maka dia memberanikan diri maju. Berbekal pula pengantar dari tujuh kecamatan.

“Saya bertekad mengembalikan marwah lembaga adat sebagaimana seharusnya. Saya pernah ke Kalimantan Timur dan mengikuti sidang adat di sana. Lembaga adatnya betul-betul tertata dan terorganisir dengan baik, termasuk kemitraan dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya,” tukas dia.

Ia mengungkapkan, selama ini keberadaan lembaga adat kurang di ketahui oleh masyarakat adat Barut, sehingga perlu di sosialisasikan kembali keberadaanya agar bisa mengcover dan mengakomodir Keluhan dan pengaduan masyarakat terkai persoalan adat.

“Saya rencanakan adanya musyawarah besar. Kita panggil semua DAD Kacamatan. Lalu kita bikin secara berjenjang dari bawah ke atas semuanya sama. Tak ada lagi semua urusan diambil oleh kabupaten. DAD Kecamatan menyelesailan masalah di wilayahnya,” tambahnya.

Fatimah telah mensosialisasikan programnya kepada tujuh DAD Kecamatan dan mereka menyambut baik. DAD Kecamatan tak lagi sebagai pelengkap. Dia, juga telah menghadap Bupati Barito Utara H Nadalsyah (H-Koyem) untuk menyampaikan sebagai calon Ketua DAD dan meminta restu.

Sumber : Khalamantana.com

(Van*/Len)