Forkabi : Pembangunan di Kota Bekasi Kurang Diiringi Nilai Seni dan Budaya Bekasi

59

KOTA BEKASI, FBN _ Forum Komunikasi Anak Betawi Kota Bekasi Jawa Barat (FORKABI) menyesalkan kurangnya kesadaran Pemerintah Kota Bekasi , Pengembang Perumahan, Swasta dan derasnya
pembangunan fisik di Kota Bekasi, justru makin mempersempit ruang gerak dan tumbuh kembangnya Seni dan
Budaya asli Bekasi.

Dikatakan Hendra, Sekjen FORKABI Kota Bekasi dalam keterangan Persnya bahwa, Pembangunan Kota Bekasi saat ini masuk pada era modern dan kencangnya budaya Internasional yang mengikis seni tradisional. Faktor lainnya, makin sempitnya ruang di Kota Bekasi yang berubah menjadi pemukiman perumahan, apartemen, sehingga mempersempit Seni Budaya Bekasi untuk tumbuh dan berkembang.

Selain itu fakta di lapangan lanjut Hendra, seperti kegiatan penyelenggaraan “Bekasi Clothing Expo 2019” yang berlangsung
di salah satu area pengembang di Bekasi, menunjukkan tingkat kesadaran akan kepedulian penyelenggara terhadap Seni dan Budaya setempat utamanya Bekasi sangat rendah.

” Kami selaku wadah organisasi yang peduli pada nilai budaya dan tradisi Bekasi sangat miris tidak adanya peluang eksistensi Seni Budaya Bekasi ” ujar Hendra Rabu (30/10/2019)

Dalam hal ini FORKABI menilai menyatakan agar kedepan Pemerintah Kota Bekasi diminta jangan hanya beroirientasi pada pembangunan fisik saja, namun dapat memberikan perhatian kepada Seni dan Budaya Bekasi, sehingga setiap proses perijinan harus adanya syarat tersebut seperti halnya perijinan terhadap pengembang.

“Kami berkeinginan setiap ada event di Kota Bekasi Adanya keterlibatan produk-produk Industri Seni dan Budaya Bekasi agar mampu bersaing dengan produk modern.” Tegas Hendra.

Reporter : Jhon