FRKUK Curiga SPDP Perkara Uang PJT PDAM Sudah Masuk Kejaksaan

Kab.Karawang – FBN | Dugaan hilangnya uang pembayaran air bangku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtatarum Karawang untuk Perusahaan Jasa Tirta (PJT II) Karawang sebesar Rp 3,9 miliar, yang sebelumnya sempat ditangani oleh Polres Karawang sejak Kapolres AKBP. Slamet Waloya dan berlanjut pada jaman kepemimpinan AKBP. Nuredy Irwansyah Putra.

Sampai saat ini perkembangan prosesnya masih ditunggu oleh masyarakat Karawang , Seperti halnya Forum Rakyat Karawang Untuk Keadilan (FRKUK), Sopyan Kosasih kepada fokusberitanasional.con menyampaikan. “Perkara ini sudah sangat lama sekali tidak terdengar kabar beritanya? Hanya ramai di awal saja, padahal sebelumnya mantan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Keuangan PDAM Tirtatarum Karawang, melalui tim pengacaranya sempat mengungkap puluhan nama yang di duga terlibat dan menerima uang itu.

“Tapi kenyataannya, progres perkembangan perkaranya sampai saat ini, masyarakat tidak pernah tahu sudah sejauh mana? Maka dirasa perlu masyarakat untuk mempertanyakannya langsung kepada Polres Karawang.”, Ujarnya Sofyan .” minggu ( 10/11/19 ).

“Saya sudah mendengar, bahwa ada pergantian Kapolres Karawang. Mungkin kami agendakan beraudiensi setelah adanya Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres , Agar bisa meminta Kapolres yang baru mengakselerasi penangannnya.”, Katanya.

Lanjutnya Kosashi “Sebenarnya kami sudah mendengar, kalau perkara ini sudah ada Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) dari Polres ke Kejaksaan Negeri (Kejari). Hanya saja kami belum mengupdate perihal surat itu ke Kejari Karawang. Mungkin minggu ini kami akan mendatangi Kejari Karawang, sebelum melakukan audiensi dengan Kapolres Karawang yang baru.”

“Kalau benar sudah ada SPDP, artinya perkara dugaan korupsi soal hilangnya uang untuk pembayaraan air baku ke PJT II sudah dianggap cukup bukti, dan artinya sudah ada pihak – pihak yang dianggap harus bertanggung jawab.”, Tutupnya Kosashi

Reporter : ( A. Rachmat )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *