08/19/2022
Post Visitors:69
Terlihat dengan jelas oleh Media ini, puluhan Damtruk yang bermuatat Pasir dari Dua kecamatan menuju ke kabupaten Kerici. Tempat pembuangannya, pasir tersebut kerep di panggil PT.PLTA Merangin. Selasa (4/7).

FBN – Merangin Maraknya Galian C, di Kecamatan Sei Manau dan Pangkalan Jambu dalam Kabupaten Merangin, Warga Putra Daerah Merangin sendiri jual Aset Merangin Ke kabupaten tetangga Kerinci. Selasa (5/7).

Terlihat dengan jelas oleh Media ini, puluhan Damtruk yang bermuatat Pasir dari Dua kecamatan menuju ke kabupaten Kerici. Tempat pembuangannya, pasir tersebut kerep di panggil PT.PLTA Merangin.

Saat di konfirmasi pihak PLTA Asrori, selaku humas ditanya pasir yang diangkat puluhan Damtruk itu Dari mana? Milik siapa? Yang punya Izin galian C nya siapa ?.

Dengan jelas Asrori bilang kami beli itu pasir dengan H. Fahmi, kerena dia ada surat Izinnya,
“Pada saat ditanya mana suratnya yang bisa kami lihat dia bilang nanti pak pada jam dinas saja.
Bapak, untuk semantara silalakan jumpai H.Fahmi. Terangnya.

Berbeda dengan H. Fahmi saat dikonfirmasi terkait ijin pasir yang di bawa oleh puluhan Damtruk ke PT,PLTA, (Merangin Indro) Dengan nada kesal H. Fahmi menjawab, kamu dari mana dapat no handpone saya dari siapa ?, Dengan nada kesal, Lanjutnya dimana alamat kamu juga di Desa Mana tempat tingal kamu denga nada geram.

Ketua LSM HAM, llarisman di kabupaten Merangin, Penegak hukum dan Pemerintah Daerah Jagan biarkan aset Merangin di jual Keluar Tanpa adanya perizin yang lengkap dan jelas, dampak dari galian ilegal tentunya sangat berbahaya kepada lingkungan hidup.

“Sepertinya Merangin tidak mempunyai pemerintah dan mandulnya penegakan hukum. “Tolong di tindak lanjuti orang yang dengan jelas jelas melawan hukum katanya.

( Yahya )

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: