oleh

Gara-Gara Status WhatsApp, Lurah Kayuringin Jaya Tantang Warganya Berkelahi

FBN # KOTA BEKASI – Lurah Kayuringin Jaya Kecamatan Bekasi Selatan, Ricky Suhendar kedapatan menantang warganya berkelahi lantaran tidak terima dengan status whatsapp salah seorang warganya.

Kejadian bermula saat salah seorang warga Kayuringin Jaya, Sayuti memposting status whatsapp menjelang pemilihan calon Ketua RW 16 Kelurahan Kayuringin, Jumat (4/6/2021) pekan kemarin. Akibatnya, Lurah Kayuringin, Ricky Suhendar menggeruduk Sayuti saat dirinya tengah santai ngobrol bersama rekannya di sebuah cafe Eight Coffe di Jl. Pulo Sirih Barat Raya Blok FE No. 425, Galaxy Kota Bekasi pada Jum’at (04/06/2021) pukul 21:29 WIB.

Menurut Sayuti, dirinya tidak memposting kata-kata mendiskreditkan lurah maupun para pegawainya. Namun, perlakuan lurah sebagai abdi masyarakat dinilai berlebihan dan mengganggu pengunjung cafe tersebut.

“Saya kaget tiba-tiba ada suara teriak-teriak mengarah ke saya. Saya gak mau terpancing emosi meskipun sikap lurah yang menantang berkelahi sudah sangat keterlaluan,” ujar Sayuti kepada media, Senin (7/6/2021).

Sayuti mengungkap, postingan status whatsapp miliknya yakni “Basis suara terbesar PDI Perjuangan di Kayuringin mau di obok-onok. oknum pejabat Kelurahan dan TKK bermain. Tolong bantu di pantau”, ia lakukan akibat kekesalan terhadap proses pemilihan calon ketua Rukun Warga (RW) 16 yang ditengarai adanya intervensi oknum kelurahan.

“Dia (lurah) datang berdua bersama staf TKK nya lalu marah-marah dan nunjuk nunjuk dengan berkata dengan nada keras, ‘keluar lu (Lurah-red)’,” kata Sayuti mencontohkan.

Dikatakannya, pemilihan RW 16 Kayuringin Jaya yang berlangsung dari tanggal 22 sampai dengan 29 Mei 2021, pemilihannya malam (Sabtu, 5/6/2021), untuk pendaftaran RW administrasinya sekitar 1 jutaan calon RW yang diikuti oleh dua kandidat.

“Untuk pendaftaran RW administrasinya satu jutaan, dan di RW 16 ada 11 RT, ada dua kandidat saat ini,” ujarnya.

Tak hanya itu ia pun menduga adanya campur tangan oknum TKK yang mendatangi para RT yang memiliki suara.

“Beberapa RT telah di datangi oleh TKK dari Kelurahan Kayuringin Jaya, apa maksudnya?. Sebelumnya lima tahun yang lalu pemilihan RW tidak seperti ini,” ungkapnya.

Lantaran hal itu, Sayuti berharap Wali Kota Bekasi mengevaluasi dan memberikan pelajaran kepada Ricky Suhendar agar tidak merusak citra pemerintah. (R3d)

Komentar

Fokus Berita Nasional