11/30/2022
Post Visitors:61

FBN – GUNUNG SITOLI || Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah beserta rombongan lainnya tinjau langsung kesiapan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Nias, (21/9/2020).

Adapun agenda kegiatan Gubernur dimulai dengan peninjauan posko Satgas di Bandara Binaka kemudian. dilanjutkan dengan peninjauan tempat karantina di Hotel Charlita, peninjauan Operasi Yustisi dan peninjauan RSUD Gunungsitoli. Setelah meninjau beberapa lokasi, Gubernur beserta rombongan bertolak ke Kantor Walikota Gunungsitoli untuk memberikan pengarahan kepada Satgas beserta para Kepala Daerah se-Kepulauan Nias.

Dalam laporannya kepada Gubernur, Danrem 023/ Kawal Samudera Kolonel Inf. Febriel Buyung Sikumbang selaku Komandan Satgas menyatakan bahwa kegiatan operasi penanganan covid-19 di Kepulauan Nias yang dimulai pada hari ini sudah berjalan baik.
seperti kesiapan tempat, akomodasi dan sebagainya.

Bupati Nias Utara Ingati Nazara selaku Koordinator Forum Kepala Daerah se-Kepulauan Nias dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas perhatian yang sangat besar kepada Kepulauan Nias dalam penanganan Covid-19 dan menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Kepulauan Nias akan mendukung Satgas dalam melaksanakan tugasnya di Kepulauan Nias.

Sementara itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam arahannya menyatakan bahwa Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Nias akan bekerja selama 14 hari mulai hari ini tanggal 21 September sampai dengan 05 Oktober 2020 .
dan menyatakan apabila selama dalam waktu tersebut belum ada tanda-tanda mereda akan dilakukan evaluasi kembali.

Gubernur juga menyatakan dalam rangka penanganan covid-19 di Kepulauan Nias, Satgas telah menyiapkan alat rapid test antigen sebanyak 2.875 buah, tempat-tempat isolasi sebanyak 7 tempat yakni 6 hotel dan 1 rusunawa beserta kebutuhan logistik lainnya. Gubernur juga menjanjikan akan mengadakan laboratorium swab di Kepulauan Nias. “Laboratorium swab ini paling lambat 7×24 jam akan sampai disini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut salah satu tokoh masyarakat sekaligus mewakili pemilik hotel dalam hal ini Agus Hardian Mendrofa menyampaikan kiranya Satgas melakukan sosialisasi kepada warga sekitar hotel yang telah ditetapkan sebagai tempat karantina/ isolasi sehingga masyarakat dapat memahami dan mendukung langkah-langkah yang telah diambil oleh Satgas.

Turut hadir dalam pertemuan bersama Gubernur Sumatera Utara tersebut Pangdam I Bukit Barisan, Irwasda Polda Sumut (mewakili Kapolda Sumut), Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Bupati dan Walikota se-Kepulauan Nias, Unsur Forkopimda se-Kepulauan Nias, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama se-Kepulauan Nias, para Kepala Perangkat Daerah se-Kepulauan Nias, para pengusaha atau pemilik penginapan tempat karantina pasien, beserta para mahasiswa.

M Harefa.

%d blogger menyukai ini: