H. Ace Siap Bertangung Jawab Terkait Bangunan Masjid Yang Berdiri Ditanah Wakaf Mursal

54

KAB. SUBANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Dasar dari pengakuan Wakif (Mursal Ardiansyah) dan Ustad Bekti Subekti selaku saksi pertama saat penyerahan tanah wakaf Masjid, ia memaparkanp p tidak lagi mempunyai wewenang untuk mendirikan Masjid ditanah wakaf tersebut, Rabu (18-09-2019).

Yang sudah diberitakan sebelumnya Drs H.Ace, M.M,.Pd mengaku pihaknya membangun Masjid dasar dari SPPT atas nama Heri No.0129, dan terlihat di SPPT tersebut terletak di Jl.Letnan Ukin Blok Cibarola Rt.34/Rw.09 Kel.Soklat Kec.Subang Jawa Barat,

Namun terlihat dibeberapa peta yang diberikan Mursal kepada awak media SPPT atas nama Heri tidak tepat berada dilokasi bangunan Masjid, “Dasarnya begini ini tanah Negara , warga Negara butuh Masjid supaya anak-anak ngaji tidak jauh, bapak-bapak sholat tidak jauh, terus dasarnya SPPT Pak Heri, Surat pernyataan masih ada,” ucap H.Ace, Kamis (5-9-19).

Selain pernyataan tersebut, H.Ace mengaku pihaknya sudah mendapatkan ijin dari pihak Kelurahan setempat, agar bisa membangun Masjid dilahan tanah yang diwakafkan Mursal, bahkan pihaknya mengaku sempat ada yang ingin mendonaturi pembangunan Masjid tersebut.

Kemudian H.Ace kembali memaparkan donatur tersebut berasal dari Qatar, namun pengakuan pihak Wakif menolak donatur tersebut, dengan alasan pembangunan Masjid berdasarkan SPPT atas nama Heri, sedangkang tanah tersebut tercatat di peta SPPT atas nama Mursal Ardiansyah No.0123.

Sebelumnya Mursal sempat mencabut tanah yang diwakafkan kepada H.Ace atas dasar perkataan yang tidak bisa diterima oleh mursal, pengakuan Mursal, H.Ace sempat melontarkan tanah wakaf yang sudah diberikan kepada nadzir, dan tanah itu terserah nadzir ingin dibuat Toko, Mall atau ingin dibagi-bagikan.

Dasar alasan tersebut Mursal mencabut tanah wakaf yang sudah diberikan kepada H.Ace. Sebelumnya Mursal sempat bercerita kepada Ustad Bekti niatnya meminta pendapat atas pembicaraan yang sudah dilontarkan H.Ace. Hasil musyawarah dengan Ustad Bekti kemudian Mursal memberikan tanah wakaf tersebut kepada Ahmad Fatahudin.

Kemudian H.Ace kembali ditemui dikediamannya oleh pihak awak media, saat dipertanyakan kembali dasar pembangunan Masjid tersebut, H.Ace mengaku dasarnya dari tanah wakaf yang diberikan Mursal.

Kemudian pihak media kembali mempertanyakan terkait pencabutan tanah wakaf yang diberi Mursal kepada H.Ace, namun H.Ace tidak mengaku pencabutan tersebut, bahkan pihaknya mengaku belum pernah ada yang datang untuk mengambil surat pernyataan pemberian tanah wakaf tersebut.

“Abah Anom dan Bekti temukan sekarang, bener tidak abah kapan kesaya, takut saya pikun, takut saya lupa, kapan abah kesini, abahmah bolak balik kesini juga ngambil benyer (Beras Bubuk), menurut logika saya yang masih sehat, tidak ada, apa lagi Pak Mursal tidak ada, kalau tidak percaya pertemukan, ” tutur H.Ace.

“Untuk Masjid dan tanah wakaf Masjid berurusan dengan saya, karna saya yang memperjuangkannya mulai dari tanah penyerahan Pak Mursal sampai membangun Masjid itu memang saya yang bertanggung jawabnya, tutupnya.

Reporter : Bachrie

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini