11/30/2022
Post Visitors:93

FBN – CICALENGKA || Kehebohan di Kecamatan Cicalengka dan masyarakat Desa Hegarmanah Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung, terkait adanya pasien meninggal akibat positif Covid-19.

Masyarakat Cicalengka dan masyarakat Hegarmanah Cikancung di hebohkan atas berita yang menyebar luas adanya pasien meninggal akibat Covid-19 dan hal ini di klarifikasi oleh camat Cicalengka.

Saya hanya menyampaikan terkait pasien yang meninggal di RSUD Cikopo Cicalengka dimana pasien meninggal yang mempunyai riwayat sakit paru-paru itu masih dalam tahap menunggu hasil swab dari pihak RSUD Cikopo Cicalengka yang dimana hasil rapid-tes sebelum nya dinyatakan non reaktif dan tinggal hasil swabnya yang belum keluar.

Terkait pemakaman jenazah hal ini juga sudah di rundingkan oleh beberapa pihak diantaranya dihadiri oleh keluarga Almarhum, pemakaman yang akan dilakukan di Cikoneng Cileunyi Kabupaten Bandung, sesuai protokol kesehatan untuk keselamatan semua harus memakai APD walaupun hasil swab nya belum keluar tetapi ini merupakan bentuk antisipasi,” kata H. Entang selaku camat Cicalengka.

Ia pun menambah kan bahwa masyarakat jangan panik dengan kejadian ini karna berita yang beredar pihaknya akan tetap menunggu hasil swab nya dari RSUD Cikopo dan semoga hasil nya adalah negatif,”tambahnya

Penyemprotan dirumah pasien dan perumahan hegarmanah serta mendata masyarakat setempat khusunya di Desa Hegarmanah dan akan menelusuri siapa saja yang sudah berkontak langsung dengan pasien meninggal tersebut dimana ini merupakan langkah langkah untuk keselamatan masyarakat Desa Hegarmanah.”sambung Tedi Puskesos Desa Hegarmanah.

Bagi masyarakat yang pernah berkontak langsung dengan (alm)akan dilakukan rapid tes untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan dan semoga hasil swab pasien yang meninggal di RSUD Cikopo Cicalengka hasilnya negatif.”tambahnya.

Atas kejadian dan berita yang menyebar saat ini yang sudah membuat panik “Pihak Desa Hegarmanah akan dilakukan lagi penertiban dan sangsi bagi masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan yang akan di bantu oleh Babhinsa Hegarmanah akan lebih memperketat terkait protokol kesehatan dan akan menindak tegas bagi warga yang keluar rumah tidak menggunakan masker,”ujarnya

Kita akan tindak tegas berupa penyitaan KTP dan bahkan kalau perlu tindakan denda ini dilakukan agar masyarakat di hegarmanah bisa mengikuti protokol kesehatan dalam pemakaian masker sesuai himbauan dari pemerintah,”imbuhnya.

Bagi masyarakat Desa Hegarmanah untuk tidak panik dan tetap tenang, dan diharapkan lebih patuh terhadap aturan pemerintah dengan mengikuti protokol kesehatan agar dapat memutus rantai penyeberan Covid-19,”tegasnya (FBN/Deni)

%d blogger menyukai ini: