oleh

Hewan Ternak di Pidie Jaya Meresahkan Warga dan Berkeliaran di Jalan

FBN # PIDIE JAYA – Hewan ternak, lembu, dan kambing yang berkeliaran depan mesjid Kecamatan Ulim di jalan raya Banda Aceh Medan meresahkan warga
dan juga sangat berbahaya pengguna jalan dan pengemudi kendaraan bermotor. Sabtu (31/5/2021)

Seperti yang terpantau oleh wartawan Media online Fokusberitanasional.Net , Segerombolan hewan ternak lembu bebas berkeliaran mencari makan lalu lalang di jalan raya tanpa ada pengawasan dari pemiliknya.

Kemudian dilokasi lain, Wartawan mencoba mengkonfirmasi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Pidie Jaya Drs Muhammad Thaib melalui Sekretaris Satpol PP Hazaini mengatakan, “Kami sudah sering melakukan imbauan kepada masyarakat pemilik peternak di setiap Kecamatan dan desa melaui Camat dan Geusyik Gampong agar selalu berinisiatif mengandangkan ternaknya, kalau tidak maka kami akan menertibkannya,” kata Hazaini.

Sekretaris Polpp juga menerangkan, sanksi ini sudah duluan ditetapkan dalam Qanun Nomor 30 tahun 2015 tentang Tata Cara Penangkapan ternak (hewan) dan Qanun Pidie Jaya Nomor 2 tahun 2018 tentang Pemerintahan Gampong. dan juga diatur dalam Peraturan (Perbup) tahun 2017, 2019, dan 2020 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Penggunaan Dana Gampong untuk penertiban ternak. Terangnya.

Namun adanya hewan ternak yang berkeliaran bebas di jalan membuat aktivitas lalu lintas di jalan raya tersebut jadi terganggu. Bahkan keberadaan lembu dan kambing yang dibiarkan lepas tersebut, berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Sementara dalam waktu singkat ini , kami segera melakukan penertiban kembali kepada hewan ternak tersebut, guna mencegah terulangnya kecelakaan lau lintas akibat ulah hewan yang sengaja dilepas oleh pemiliknya.

“Jika masih berkeliaran dan melanggar perbup, pemilik peternakan dapat dikenakan sanksi administrasi berupa denda,” sebut Hazaini dengan nada Tegas. (Wanispijay)

Komentar

Fokus Berita Nasional