Hut Ke 3 Formis Batubara Meriahkan Tahun Baru Islam

57

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Forum Masyarakat Islam (Formis) Kabupaten Batu Bara memperingati Milad ke 3 sekaligus memperingati tahun baru islam (hijriyah) 1441H dihalaman pondok tahfidz Hamalatul qur’an Dusun Jaya Desa Pemantang Cengkering Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara Minggu. (01/09/2019)

Hadir pada kegiatan tersenut antara lain ketua serta seluruh unsur pengurus Formis Batu Bara, FPI Batu Bara, PC Alwashliyah Medang Deras, MUI medang Deras, FPI Medang Deras, PD dan PC Ikatan Pelajar Alwashliyah (IPA) Batu Bara dan Medang Deras, BPD, Sekdes serta Kaur Desa Pematang Cengkering, tokoh agama, tokoh masyarakat, Polsek Medang Deras, pelajar Alwashliyah Medang Deras dan ratusan masyarakat.

Acara diawali dengan konvoi bersama mengelilingi 3 Desa dikawal aparat Polsek Medang Deras dan diisi dengan tausiah, penyaluran bantuan kepada puluhan fakir miskin, anak yatim dan perlombaan kreasi nasi tumpeng serta lucky draw.

Pada sambutan Ketua Formis Batu Bara Ustadz Syahruman S. Pdi dalam sambutan menyampaikan bahwa hari ini 1 muharram 1441 H adalah tahun baru islam yang penuh muhasabah serta melakukan ibadah,dalam merayakannya hindari berfoya foya dan milad ke 3 ini, Formis Batu Bara terus berbuat untuk kebaikan ummat dengan menyalurkan bantuan sembako kepada para fakir miskin dan juga anak yatim.

Selain itu Ustadz Syahruman mengatakan bagi orang orang kaya (donatur) yang ingin menyumbangkan hartanya tidak perlu bingung karena Formis bisa sebagai wadah penyaluran dan pihaknya tidak akan menyimpang dalam penyaluran.

Tambahnya Formis juga sudah mendirikan pondok tahfidz Hamalatul qur’an didusun jaya Desa Pematang Cengkering Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan tersebut lanjutnya guna menusuk jantung peradaban masyarakat Batu Bara yang mana belakangan ini sangat minim akan kecintaan ummat kepada al qur’an dan hal ini dan ini akan terlaksana atas dukungan para Ustadz dan para anak muda khususnya masyarakat Medang Deras.

Sementara Ustadz Ja’far S.Pd dalam tausiah menyampaikan pendirian pondok tahfidz Hamalatul qur’an berawal dari pemikiran para Ustadz yang memberikan motivator maka terciptalah nama Hamalatul qur’an yang namanya itu dinobatkan oleh almukarrom Ustadz Abdul Somad yang mana filosofinya agar masyarakat Batu Bara menjadi masyarakat yang selalu mencintai al qur’an.

Pada kesempatan itu Ustadz Ja’far mengatakan kedepannya acara ini dirancang akan lebih meriah dengan banyak menyalurkan bantuan dan Hamalatul qur’an akan berdiri megah berlantai tiga.

Sementara Ustadz Al Asari S, Ag M. Si dalam tausiah menyampaikan hijrah adalah meninggalkan semua kemaksiatan dan menuju ketaatan hanya kepada ALLAH.

Hijrah itu bagi wanita tidak meninggalkan hijabnya, orang kaya yang mengeluarkan hartanya dan para orang tua mengantarkan anaknya kejalan kebenaran.

Momentum hijrah dalam penanggalan islam itu adalah pertama hijrahnya Rasulullah pada tahun hijriyah dan ada satu menelatarbelakangi yang pada saat itu Abu Lahab mengatakan Rasulullah Sholollahu’alaihiwasallam tidak mempunyai masa depan dan ini terbantahkan dengan turunnya surat Al Kautsar.

Ummat islam harus optimis untuk lebih baik dan jangan peletakan batu pertama pondok tahfidz Hamalatul qur’an menjadi batu terakhir karena keengganan kita untuk menyumbangkan harta.

ALLAH tidak hanya melihat dari perbuatan kita namun ALLAH melihat dari niat kita ibarat burung pipit dan cicak yang pada masa itu nabi ALLAH Musa AS dibakar dan saat terjadinya pembakaran seekor burung pipit mendapat tertawaan dari cicak karena sang burung melalui paruh kecilnya membawakan air untuk memadamkan air dan sang cicak menghembuskan api dengan harapan api tersebut membesar.

Artinya sekecil apapun niat yang kita lakukan walau tidak membuahkan hasil namun percayalah ALLAH akan menilai semua itu karena ALLAH penilai terbaik.

Filosofinya sumur ibarat harta yang apabila air sumur tidak pernah diambil maka sumur itu mengering dengan sendirinya dan begitu juga harta yang kita miliki jika tidak diinfakkan maka harta itu juga akan habis menjadi kotoran.

Maka dari itu kita jangan pernah takut menyalurkan harta kita kejalan ALLAH walau itu hanya sedikit karena balasan yang ALLAH berikan berlipat lipat ganda dan balasannya adalah surga.

Selanjutnya Dewan juri Perlombaan nasi tumpeng 2 orang pendidik dari SMKN 3 jurusan tataboga Kodya Tebing Tinggi
Sri Susilawati dan Yusmaidar
mengharapkan agar para peserta perlombaan dapat meningkatkan penyajian dan kedepannya para peserta dapat memasak ditempat.

Para kedua juri mengumumkan pemenang nasi tumpeng, juara harapan 3 diraih dari Kelurahan Pangkalan Dodek , juara harapan 2 dari Desa Pakam dan harapan 1 Simpang Durian dan masing masing mendapat hadiah Rp 200.000 berikut tropy, sementara juara 3 diraih oleh PKK Desa Durian mendapatkan 1 jt berikut tropy, juara kedua SMA mitra Tanjung gading menerima hadiah Rp 1.500.000 berikut tropy dan juara pertama diraih Desa Pematang Cengkering dan mendapatkan hadiah sebesar Rp 2 jt berikut tropy.

Disela acara ketua Formis Ustadz Syahruman S. Pdi mengatakan
terselenggaranya acara tersebut atas dukungan Bank Mandiri Syariah cabang Indrapura, KCP BRI spg galon, Deco 100, perwiritan tanjung gading, perwiritan pematang Cengkering, Pakam, Pakam Raya, yayasan TBR serta Masyarakat dengan panitia para kaum milenial Alwashliyah.

Pada acara itu pondok tahfidz Hamalatul qur’an mendapat sumbangan dari masyarakat sebanyak Rp 4.250.000.

Hadiah utama lucky draw berupa kipas angin diperoleh warga Desa Pakam Raya dan dispenser diperoleh warga Pematang Cengkering.

Kegiatan Milad ke3 Formis serta memeriahkan tahun baru islam 1441H hari ini terlihat penuh kemeriahan namun semua berjalan dengan tertib dan aman.

Reporter: Supriadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini