Imatab Aceh Melakukan Audiensi, Ini Tanggapan Ketua Komisi C DPRD

56

TANJUNG BALAI, FOKUS BERITA NASIONAL | Terkait problem di Tanjung Balai IMATAB-ACEH melakukan audiensi dengan PEMKOT Tanjung Balai Sumut. Rabu *24/7/ 2019).

Ketua IMATAB ACEH Raja Anasri Fajar Winanta mengatakan “Tujuan dari audiensi ini adalah agar mendesak anggota DPRD melaksanakan fokus yang kita bahas walaupun di akhir jabatan nya, yang bertujuan agar menjadi bahan pertimbangan untuk DPRD yang terpilih tahun ini, Dan sebagai bahan acuan untuk DPRD yangg terpilih kembali tahu depan” tulisnya yang di kirim ke Fokus Berita Nasional.

Ketua IMATAB-ACEH ini juga menambahkan, “Contohnya pembahasan di bidang pendidikan, sama seperti audiensi sebelumnya di Pemerintah Kota, kita menuntut agar Pemerintah Daerah dapat melahirkan yang namanya produk hukum (Perda), atau jalan lain terkait dengan pemberian bantuan pendidikan untuk mahasiswa kurang mampu dan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Alhamdulillah berjalan baik dan lancar dan tanggapan mereka bahwa, berterimakasih untuk IMATAB-ACEH yang bersedia sebagai penggerak dan pencetus hal ini, mereka akan mengkaji ulang dan diupayakan agar di tahun depan dapat dimunculkan peraturan daerah terhadap hal ini” tambahnya.

Terkait ekonomi, kami mendesak bahwa agar diberikan nya solusi untuk para pedagang yang ditertibkan karena berdagang ditempat yg tidak diperbolehkan.

“Jadi jangan hanya menertibkan tetapi diberikan solusi untuk mereka (pedagang) , misalnya direlokasikan ke tempat khusus tempat berjualan yang layak. Dan kalau bisa jangan jauh dari perkotaan atau pusat kota”.

Mereka di sambut oleh ketua komisi C, Bapak M Nur , Pak Tedi Erwin dan Hj. Artati. Tedy Erwin sebagai anggota DPRD periode 2014-2019 dan 2019-2024 yang akan datang “mengatakan, bahwa jikapun nanti banyak hambatan untuk melahirkan Perda tentang bantuan dan beasiswa tersebut, mereka mengupayakan supaya setidaknya Pemkot menyediakan mess di setiap daerah yang banyak mahasiswa Tanjung Balai Disana, seperti Aceh dan Jogja”pungkas anggota DPRD kota Tanjung Balai tersebut”

Jihandi Rianda , anggota IMATAB Aceh menambahkan “kami mendesak para DPRD untuk terus mengawal pembangunan dan MoU RSUD tipe B di Datuk Bandar. Yang mana rumah sakit ini adalah Rumah Sakit Daerah yang sempat mangkrak pembangunannya dan akan di lanjut kan kembali diakhir periode kepimpinan bapak Syahrial.

Raja Anasri Fajar Winanta menegaskan “yang Kami Harapannya adalah bahwa , hasil audiensi tadi bukan hanya manis mulut belaka, tetapi harus diupayakan kedepannya sebagai bahan acuan untuk pemerintahan yang akan datang.

Sehingga setiap masyarakat Tanjung Balai dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus memikirkan masalah terkendala dana” Tutupnya.

Reporter: Alga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini