01/28/2023
Post Visitors:68

BANDUNG – FBN || Irfan Hakim sumbang 1 ekor sapi untuk Jamaah Mesjid khusnul khotimah di Hari Raya Idul Adha 1441 Kelurahan Gumuruh.Kota Bandung. “Sabtu (1/8/20)

Jamaah mesjid khusnul khotimah RW 3 Kelurahan gumuruh merayakan idul adha 1441 H dengan penyembelihan hewan qurban 5 ekor kambing dan 4 ekor sapi dan 1 ekor sapi dari Irfan Hakim,total menjadi 5 ekor sapi,daging qurban akan di bagikan untuk 1 RW yang melingkupi 10 RT atau kurang lebih 60 Kartu Keluarga (KK) dalam 1 RT.

“Pihak nya juga sangat mengucapkan terimakasih kepada Irfan Hakim yang sudah menyumbang 1 ekor sapi dimana penyembelihan Qurban yang dilaksanakan di mesjid khusnul khotimah yang bersebalahan dengan rumah orang tua dari Irfan Hakim.”kata Ustad Uus panitia pelaksana qurban.

Biasanya irfan Hakim selalu hadir dalam perayaan Qurban Idul Adha tetapi tahun ini dirinya tidak bisa hadir dimana kesibukan nya sangat padat dan situasi pandemi juga merupakan kendala ketidakhadiran nya dari penyembelihan 1 ekor sapi sumbangan dari Irfan Hakim di saksikan oleh orang tuanya.”tambahnya

Qurban merupakan kewajiban sebagai seluruh umat islam dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dan hal ini selalu di lakukan para jamaah khusnul khotimah setiap tahun nya dalam situasi pandemi covid-19, perayaan penyembelihan hewan qurban tahun ini dilakukan agak berbeda yaitu dengan mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Sebelom melakukan penyembelihan hewan qurban para jamaah dan warga setempat di tes pengukur suhu, dan di wajibkan memakai masker juga di sediakan tempat cuci tangan dan sanitizer, protokol kesehatan yang di terapkan sangat penting untuk kesehatan warga setempat.”ujarnya

Hasil dari penyembelihan 5 ekor kambing dan 5 ekor sapi ini akan di bagikan untuk 1 RW yang dimana 1 RW ini melingkupi 10 RT dengan kurang lebih 60 KK untuk satu RT nya dan pembagian daging qurban sendiri tidak menggunakan kupon tetapi pemuda mesjid khusnul khotimah yang juga sebagai panitia qurban yang akan mengantarkan kesetiap Rumah-rumah warga agar tidak terjadinya kerumunan.”tegasnya ( penulis Deni)

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: