12/03/2022
Post Visitors:76

FBN – Muara Teweh || Akibat hujan deras selama beberapa hari mengakibatkan parit tertutup atau tersumbat maka air hujan tidak terdrainase dengan benar, sehingga aliran hujan dari seberang jalan menyebrang dan menggerus tepian sisi lain sehingga membuat tanah bahu jalan H. Koyem longsor. Di lokasi sudah terpasang garis polisi dan drum pembatas jalan, larangan kenderaan roda 4 dan 6 dilarang melintas, juga sudah ada di muara masuk jalan, namun masih tetap saja dilintasi oleh mobil. Jalan H. Koyem, merupakan jalan lintas akses keluar masuk dari Muara Teweh ke Kabupaten lain atau Provinsi lain.

Jalan H. Koyem tersebut merupakan jalan terdekat bagi warga karena dapat mempersingkat waktu dalam melakukan perjalanan menuju Kota Muara Teweh. Jika warga menggunakan jalan poros maka akan memakan waktu perjalan yang cukup lama.

Dan masyarakat juga mengharapkan Dinas Perhubungan harus menertibkan jalan yang sudah ada peringatan ini, supaya tidak ada lagi yang melanggar peringatan rambu – rambu tersebut karena sangat berbahaya bagi pengguna jalan.

Diharapkan Dinas yang terkait untuk segera memperbaiki longsor jalan ini kerana potensi bencana akan memebesar atau melebar jika tidak segera diatasi dengan secepatnya.

Anton, pekerja pembersih sisi jalan yang FBN wawancarai dilokasi mengatakan “Jalan ini sudah seminggu longsor dan belum ada perbaikan, harus secepatnya jalan tersebut diadakan perbaikan demi kelancaran arus lalu lintas bagi pengguna yang melintasi jalan tersebut”. Harapnya.

Pewarta: Zhe

%d blogger menyukai ini: