BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL | Menyusul terjadinyanya kecelakaan beruntun di kilometer 91 Tol Cipularang Purwakarta Jawa Barat, pihak Jasa Raharja Cabang Bekasi telah berkordinasi dengan Jasa Raharja Purwakarta sekaligus masih terus memantau perkembangan informasi karena dalam kecelakaan tersebut terdapat delapan orang korban yang merupakan warga Kota Bekasi.

Menurut Kepala Jasa Raharja Cabang Bekasi, Rio Ulin Mardin bahwa dari delapan korban yang merupakan warga Kota Bekasi itu terdapat satu korban anak-anak bernama Safira yang tinggal di perumnas 3 kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, sementara ini mereka mengalami luka-luka dan masih dirawat intensif di Rumah Sakit MH Tamrin Purwakarta.

“kami sudah kordinasi dengan jasa raharja purwakarta dan telah menjamin biaya rumah sakit sebesar 20 juta rupiah per satu orang.” ujar Rio di kantornya selasa (3/2019)

Lanjut Rio untuk biaya rumah sakit bagi korban luka-luka baik ringan, sedang maupun berat dinilai sudah mengalami kenaikan yang sebelumnya 10 juta saat ini mencapai 20 juta, sedangkan untuk korban meninggal dunia dari sebelumnya 25 juta kini menjadi 50 juta.

Dalam hal ini Jasa raharja cabang Bekasi lanjut Rio terus membuka informasi bagi keluarga korban kecelakaann lalu lintas di tol cipularang tersebut khususnya bagi keluarga korban di wilayah Bekasi yang diketahui dari data yang dihimpun kecelakaan itu melibatkan sebanyak 21 kendaraan meliputi mobil pribadi, truk dan bis umum.

Menyusul terjadinyanya kecelakaan beruntun di kilometer 91 tol cipularang purwakarta jawa barat, pihak jasa raharja cabang bekasi telah berkordinasi dengan jasa raharja purwakarta sekaligus masih terus memantau perkembangan informasi karena dalam kecelakaan tersebut terdapat delapan orang korban yang merupakan warga kota bekasi.

Menurut kepala jasa raharja cabang bekasi, Rio Ulin Mardin bahwa dari delapan korban yang merupakan warga kota Bekasi itu terdapat satu korban anak-anak bernama Safira yang tinggal di perumnas 3 kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, sementara ini mereka mengalami luka-luka dan masih dirawat intensif di rumah sakit MH Tamrin purwakarta.

“kami sudah kordinasi dengan jasa raharja purwakarta dan telah menjamin biaya rumah sakit sebesar 20 juta rupiah per satu orang.” ujar Rio di kantornya selasa (3/2019)

Lanjut Rio untuk biaya rumah sakit bagi korban luka-luka baik ringan, sedang maupun berat dinilai sudah mengalami kenaikan yang sebelumnya 10 juta saat ini mencapai 20 juta, sedangkan untuk korban meninggal dunia dari sebelumnya 25 juta kini menjadi 50 juta.

Dalam hal ini Jasa raharja cabang Bekasi lanjut Rio terus membuka informasi bagi keluarga korban kecelakaann lalu lintas di tol cipularang tersebut khususnya bagi keluarga korban di wilayah Bekasi yang diketahui dari data yang dihimpun kecelakaan itu melibatkan sebanyak 21 kendaraan meliputi mobil pribadi, truk dan bis umum.

Reporter : Jhon

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *