Jembatan Cipamingkis Kembali Jebol: Lembaga KPK, Disinyalir Ada Kegagalan Dalam Kontruksi

56

FOKUS BERITA NASIONAL | KABUPATEN BEKASI – Warga Cibarusah sesalkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi, Pembangunan Proyek Jembatan Cipamingkis terkesan asal jadi.

Dalam memperbaiki Ruas jalan menuju jembatan Cipamingkis. Pasalnya jembatan yang belum lama diperbaiki oleh Pemda tersebut kembali amblas sehingga pengendara hanya bisa melewati dengan satu bahu jalan.

” Lagi dan lagi, setelah diperbaiki jembatan Cipamingkis yang berada di wilayah Kecamatan Cibarusah, kembali longsor. Beberapa hari saja turun hujan, membuat coran jalan ke jembatan kembali jebol,” ucap Edo kepada Awak Media fokusberitanasional.com. Minggu (10/03/2019).

Dia mengatakan jalan tersebut awalnya hanya mengalami retak namun tidak lama dari itu terjadi kembali longsor dijalan tersebut. Menurut pengakuannya tekstur tanah di jembatan Cipamingkis memang rawan longsor.

“Iya, menyebabkan pergerakan tanah dan area sekitar jembatan memang rawan longsor,” katanya.

Dia mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi pemborong yang menangani perbaikan jembatan tersebut. Sebab jembatan yang baru saja diperbaiki kembali mengalami longsor.

” Untuk pemerintah, agar dapat mengevaluasi yang menangani longsor sebelumnya, karena baru selesai pengerjaan sudah ambruk lagi,” tutupnya.

Kejadian tersebut mendapat perhatian serius Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi L-KPK Kabupaten Bekasi. Dikatakan Rahmat Hidayat, Humas DPC Lembaga KPK, kepada fokusberitanasional.com. Minggu (10/03/2019).

Dinas PUPR Kabupaten Bekasi harus bertanggung jawab dalam hal ini. Pasalnya, proyek Jembatan Cipamingkis dalam pengerjaannya, sudah tentu melalui proses yang sangat selektif, baik perencanaan dalam kontruksi dan tekstur kondisi tanah sebelum adanya pengerjaan.

Adanya Konsultan, PPTK dan Pengawas Dinas PUPR, harus bertanggung jawab dalam hal ini. Kita akan turun kelokasi dan melayangkan surat kepada Dinas Terkait, serta melaporkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Cikarang, “harus segera diperiksa, pihak pelaksana dan Konsultan, adanya unsur kesegajaan dan kelalaian dalam pekerjaan proyek jembatan Cipamingkis”. Terang Rahmat. (Red-FBN)