oleh

Jembatan di Desa Wadas Amblas, Karena Tanggul Kali Kalapa Kembali Longsor

FBN # KARAWANG – Jembatan Karaba yang berlokasi di RT 08 RW 09 Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, hari ini amblas karena tanah dibantaran Kali Kalapa longsor. Padahal proses normalisasi sedang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama 4 kawasan industri.

H. Ranzes Iman Sudiriman, salah seorang aktivis Karawang yang berdomosili di Perumahan Karaba membenarkan adanya jembatan amblas dikarenakan faktor longsoran tanggul Kali Kalapa.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Sundawani Karawang ini mengatakan, “Meski pun sedang dilakukan normalisasi, longsoran tanggul Kali Kalapa masih terjadi. Hal itu karena seringnya tanggul tergerus oleh debit air yang tinggi disaat musim hujan,”

“Tak hanya itu, selain debit air tinggi. Pada saat banjir juga terendam air yang lumayan cukup lama. Jadi sangat wajar kalau tanah ditanggul Kali Kalapa rapuh, apa lagi dilokasi tersebut terdapat jembatan, tanggul harus menanggung beban jembatan,” Jelasnya, Kamis (10/06/2021).

Ditambahkannya, “Selain itu, dilokasi amblasnya tanah penopang jembatan akibat longsornya tanggul Kali Kalapa juga ada pipa – pipa dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Untuk mengantisipasinya tidak cukup dengan dibenahinya longsoran tanah, tetapi harus segera dibuat penurapan,”

“Sebab kalau tidak segera diturap, sangat riskan, yang namanya jembatan sering kali dilewati kendaraan berbobot tinggi. Sehingga dikhawatirkan, pada saat warga melintas jemnatan ambruk, dan berpotensi mengancam keselamatan warga,” Tandas Ranzes.

Ditempat terpisah, Kepala Desa (Kades) Wadas, H. Junaedi atau yang akrab disapa H. Jujun ketika dikonfirmasi membenarkan adanya jembatan yang amblas karena longsoran tangguk Kali Kalapa.

Kades yang sudah 3 periode menjabat ini mengungkapkan, “Ini lah sebabnya saya selaku Kades bersama warga ngotot minta agar Kali Kalapa ditangani. Kejadian longsor tanggul bukan terjadi kali ini saja, melainkan sudah berulang kali dengan titik – titik yang berbeda,”

“Bahkan ironisnya lagi, rumah warga saya juga sudah banyak yang tanahnya tergerus oleh longsoran tanggul Kali Kalapa. Untuk itu, saya bersama masyarakat meminta agar permasalahan dampak Kali Kalapa ini benar – benar dapat diselesaikan sampai tuntas. Harapannya setelah dilakukan normalisasi, langsung bisa dilakukan penurapan disepanjang tanggul Kali Kalapa,” Pungkasnya. (Topan)

Komentar

Fokus Berita Nasional