01/31/2023
Beranda » Jika Demokrat Ingin Langgeng Berkuasa, Cellica Harus Ambil Wakil dari Internal

KARAWANG – FBN || Rasa penasaran dan tingkat keingin tahuan masyarakat Karawang perihal Pasangan Calon (Paslon) beberapa figur Bakal Calon (Bacalon) Bupati Karawang mendekati di bukanya pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karawang semakin tinggi. Khususnya terkait siapa figur bakal calon pendamping dr. Cellica Nurrachadiana selaku Bacalon Petahan pada Pilkada Karawang Tahun 2020 kali ini.

Sebab tidak menutup kemungkinan, posisi bakal calon wakil juga dapat menentukan proses kompetisi nanti. Hal tersebut sudah secara runtut pernah di sampaikan oleh pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan di beberapa media massa. Minggu (02/8/20)

Aktivis yang sudah lama berjibaku di dunia pergerakan dan cukup intensif menyikapi berbagai macam persoalan politik dan pemerintahan ini kembali angkat bicara perihal Pilkada, di katakannya. “Meski pun waktu sudah semakin mepet, tapi sampai saat ini belum ada satu pun Bakal Calon Bupati yang dengan tegas menyatakan pasangan, baik melalui pernyataan biasa atau pun melalui deklarasi.”,

“Jangankan pasangan pendamping, kepastian koalisi antar Partai Politik (Parpol) saja belum ada. Padahal sisa waktu ke pendaftaran hanya tersisa lebih kurang 1 Bulanan lagi. Dari beberapa figur Bakal Calon Bupati, yang sudah terlihat intensif kebersamaannya baru figur Bacalon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yaitu dr. Yesi Karya Lianti bersama salah satu aktor Televisi Ahmad Adly Fayruz. Selain sudah sering terlihat dalam beberapa agenda kegiatan, gambar sosialisasi pasangan tersebut sudah mencantumkan gambar Parpol lainnya selain PDIP. Namun itu tadi, kepastian soal koalisinya belum ada. Karena satu Parpol pun belum ada yang mengeluarkan rekomendasi terkait Pilkada.”, Jelas Andri.

Kembali di singgung soal kegamangan Bakal Calon Bupati Petahana dr. Cellica Nurrachadiana dalam menentukan koalisi serta bakal Calon Wakil Bupatinya, Andri menjawab, bahwa baik Partai Demokrat mau pun dr. Cellicanya sendiri masih belum Percaya Diri (PD) dalam menentukan pasangan. Walau sebenarnya tidak sulit nagi Partai Demokrat untuk memenuhi syarat dukungan 20% dari jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, karena jumlah kursi Fraksi Demokrat ada 9, tinggal kurang 1 kursi lagi.

“Sebenarnya bukan suatu hal yang sulit bagi dr. Cellica dan Partai Demokrat untuk mencukupi 10 kursi. Menggaet salah satu Parpol dari Fraksi gabungan saja sudah dapat mencukupi syarat minimal dukungan Parlemen. Untuk Pilkada tidak perlu ada koalisi gemuk, karena Pilkada itu yang menjadi ketertarikan masyarakat adalah figur Calonnya.”, Ujarnya.

Kemudian Andri mengungkapkan. “Semua tinggal di kembalikan lagi kepada Partai Demokrat dan ibu dr. Cellica. Apa kah memiliki tujuan untuk melanggengkan kepemimpinan Partai Demokrat di Karawang, atau cukup sampai 2 periode ibu Cellica saja? Kalau mau melanggengkan kepemimpinan Partai Demokrat, berarti ibu Cellica harus mengkader kadernya dan saat ini adalah momentum tepat untuk menjadikan salah satu kadernya jadi pendamping.”,

Lalu ketika di tanya figur kader Partai Demokrat mana yang pantas di kader untuk mendampingi dr. Cellica pada Pilkada 2020, Andri menjawab. “Sebenarnya semuanya juga memiliki potensi yang sama, hanya saja jika di lihat dari kesiapannya, saya melihat figur Deddy Indrasetiawan.”,

“Karena yang saya perhatikan selama ini, sosok pak Deddy bisa mensolidkan internal Partai Demokrat, dan komunikasi ke luar internal juga sangat bagus. Sehingga alasan ini akan semakin meningkatkan ketertarikan masyarakat Karawang untuk memilih kembali petahana.”, Pungkasnya.

*Topan*

You cannot copy content of this page

%d blogger menyukai ini: