08/11/2022
Post Visitors:29

FBN – Palembang, Sumsel|| Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Drs. Supriadi, MM mengatakan mengenai pengungkapan kasus yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Sebanyak 26 Kasus dan 36 tersangka yang terlibat dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut juga berhasil ditangkap. Senin 28/12/2020.

Dan dari 36 tersangka yang ditangkap, 22 tersangka diantaranya merupakan pengedar narkoba, sedangkan 14 tersangka lainnya merupakan pemakai barang haram tersebut.
Dan untuk barang bukti yang disita yakni sabu sebanyak 495,4 gram, nihil ganja dan pil ekstasi sebanyak 278 butir.

Dijelaskan lagi dari segi kuantitas banyaknya Laporan Polisi yang diungkap, Polrestabes Palembang menjadi yang terbanyak dengan 5 LP dan 6 tersangka, lalu dari Polres Ogan Komering Ulu dengan 4 LP dan 4 orang tersangka, serta dari Polres Banyuasin dengan 2 LP dan 3 tersangka.

Kemudian dari Polres Muba 2 LP dan 2 tersangka, Polres Oki 1 LP dengan 1 tersangka
, Polres Lahat 1 LP dengan 1 tersangka, Polres Prabumulih 2 LP dengan 3 tersangka, Polres Okus Linggau 2 LP dengan 3 tersangka, Polres Okut 2 LP dengan 3 tersangka, Polres Lubuk Linggau 1 LP dengan 1 tersangka, Polres Mura 1 LP dengan 3 tersangka, Polres Empat Lawang 1 LP dengan 1 tersangka, Polres Pali 1 LP dengan 1 tersangka Polres Muratara 1 LP dengan 3 tersangka, sedangkan Dit Narkoba Polda Sumsel 1 LP dengan 1 tersangka.

Dan ia menambahkan terdapat 3 Polres yang tidak melakukan pengungkapan kasus narkotika di Minggu IV Desember 2020 ini yakni dari Polres Ogan ilir, Polres Pagar Alam dan Polres Muara Enim.

Menurutnya, dari barang bukti narkoba yang disita seperti narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi setidaknya aparat Kepolisian telah menyelamatkan 3.528 anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba.

Dengan terungkapnya peredaran sejumlah kasus tersebut, Polda Sumsel tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa.

(Sirlani)

%d blogger menyukai ini: