Kabupaten Melawi Gelar Pelatihan Kelompok KPSPAM PAMSIMAS 3 Kepada 54 Desa Penerima

61

MELAWI, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Tujuannya Meningkatkan Kapasitas Para Perlaku Kelompok Sistem Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi (SPAMS) mulai Dari Proses Perencanaan, Pelaksanaan, Pengelolaan Dan Pemeliharaan Sarana Air Minum Dan Sanitasi yang sudah terbangun dari tahun 2014-2018, agar dapat berfungsi baik, iurannya jalan, kelembagaannya aktif dan ada keberlanjutan serta pengembangannya.

Ibu Sutarsih,ST menjelaskan bahwa KPSPAMS itu mengkoordinir masyarakat untuk mengaktifkan iurannya, Membuat laporan Pembukuannya, Dan pengembangan keberlanjutan.

Dana kegiatan pelatihan ini bersumber dari Manajemen PT. Lenggogeni KSO, PT. Perentjana Djaja yang berada di Jakarta.

Adapun kegiatan ini diikuti Oleh 54 desa Penerima Program Pamsimas, kegiatan tersebut dimulai dari tgl 8 sampai dengan 11 Mei 2019.

Ibu Sutarsih ST mengatakan, setiap tahunnya diadakan kegiatan pelatihan kepada para Pelaku Program yang ada di Desa seperti KPSPAMS, Kader AMPL.

Dan rencana bulan depan Pelatihan untuk Perangkat Desa dan Camat penerima program Pamsimas 3. Saya sebagai DC (Distrik Coordinator) Kegiatan Pelatihan KPSPAMS ini dilakukn serentak di 12 Kabupaten di Kalimantan Barat, terang Sutarsih,ST selaku Koordinator Kabupaten.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan. IR H.Hinduansyah,MT menyampaikan, Program Pamsimas 3 sebagai kelanjutan Program Pamsimas I dan Pamsimas 2 adalah salah satu program yang dirancang dalam rangka menciptakan masyarakat hidup bersih dan sehat, melalui penyediaan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Pendekatan Berbasis Masyarakat menempatkan masyarakat berperan sebagai pelaku utama dan penentu dalam seluruh tahapan program, mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan sampai pada tahap operasional dan pemeliharaan.

Dalam konsep program Pamsimas yang berpijak kepada pemberdayaan masyarakat, maka sarana SPAMS terbangun tersebut dikelola oleh lembaga yang disebut dengan Kelompok Pengelola Sistem Air Minum danSanitasi (KPSPAMS). KPSPAMS dibentuk oleh KKM melalui musyawarah dan ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Kepala Desa/Lurah.

Kelembagaan KPSPAMS dibentuk sejak tahap perencanaan agar dapat terlibat mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pengoperasian dan pemeliharaan, sehingga KPSPAMS dapat memahami program lebih baik dan mempunyai kesempatan untuk memberikan masukan terhadap desain program dengan mempertimbangkan faktor keberlanjutan yang akan diperlukan pada tahap pasca program.

KPSPAMS merupakan unit otonom atau mempunyai kewenangan untuk mengatur dan mengelola kegiatan dan organisasi secara internal namun tetap dibawah koordinasi Pemerintah Desa/Kelurahan.

Adapun fungsi dan tugas KPSPAMS meliputi: Fungsi KPSPAMS: Memberikan masukan terhadap pilihan opsi kegiatan yang direncanakan. Memberikan masukan terhadap rencana operasional dan pemeliharaan untuk sarana terbangun, seperti rencana besaran iuran air dan proses pengelolaan keuangan. Memonitor pelaksanaan kegiatan konstruksi dan kegiatan lain dalam RKMMengelola pelayanan air minum dan sanitasi sesuai kesepakatan masyarakat
Mengorganisasi masyarakat untuk pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan terutama jika dalam jumlah dan volume yang besar.

Mengorganisasi kegiatan pelestariansumber daya air, termasuk pengetahuan masyarakat tentang kelestarian sumber air Merealisasikan kegiatan yang tertuang dalam RKM, yang berkaitan dengan tahap pasca konstruksi dan PJM Pro-Aksi. Bersama masyarakat menetapkan tarif/iuran pemanfaatan sarana air minumdan sanitasi untuk pengoperasian dan pemeliharaan
Mengidentifikasi cara-cara unuk meningkatkan pendanaan atau pengembangan sarana.

Mengorganisasi kegiatan peningkatan praktek hidup bersih-sehat di masyarakat dan sekolah Mengembangkan jaringan kerja dengan pihak-pihak lain (kemitraan).

Tugas KPSPAMS: Melaksanakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga termasuk hal –hal lain yang ditetapkan oleh rapat anggota. Menghimpun, mengadministrasikan dan mengelola keuangan yang berasal dari iuran bulanan masyarakat atas pemanfaatan sarana air minum dansanitasi atau dana APBD Kabupaten/Kota, maupun dana lain yang tidak mengikat.

Menyelenggarakan rapat pengurus dan rapat anggota masyarakat pengguna/ pemanfaat sarana dan prasarana air minum dan sanitasi secara berkala, menyusun pelaporan dan pertanggungjawaban pengurus KPSPAMS.
Memberikan laporan pelaksanaan dan laporan pertanggung jawaban kepada KKM dan Pemerintah Desa/Kelurahan secara berkala (1 kali 6 bulan), dan mempublikasikannya.

Mengelola pemakaian air sesuai kesepakatan masyarakat. Mengelola pengembangan sanitasi sesuai kesepakatan masyarakat. Mengorganisasi masyarakat untuk pemeliharaan dan perbaikan sarana Menginventarisasi permasalahan dan menyelesaikan permasalahan Mengidentifikasi sumber potensi kerusakan sarana air minum dan sanitasi, antara Pelaksanaan kegiatan Program Pamsimas III terhitung sejak tahun 2016 sampai saat ini sudah memasuki tahun ketiga.

Tugas utama Tim Fasilitator saat ini adalah melakukan pendampingan pelaksanaan Desa 2016 – 2018 dan penyiapan Pelaksanaan kegiatan desa-desa untuk tahun 2019 serta pendampingan desa keberlanjutan. Keberlanjutan program seperti adanya KPSPAMS yang dibentuk dengan baik dan melaksanakan tugasnya dengan baik.

Kinerja KPSPAMS yang baik antara lain dengan adanya rencana dan pelaksanaan kegiatan yang baik seperti adanya iuran untuk operasi dan pemeliharaan SAMS yang mencukupi dan teratur. Terlebih dari itu pengembangan SAMS dengan penambahan jumlah sambungan rumah (SR) terus ditingkatkan demi peningkatan jumlah akses masyarakat terhadap SAMS. Sedangkan Kader AMPL dapat mendorong dan membantu dalam pelaksanaan kegiatan tentang AMPL di Desanya sehingga apa yang direncanakan didalam PJMProAksi dan RKM serta RPJMDes dan RKPDes dapat terealisasi dengan baik. (didik kabiro Melawi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini