Kades Waluya Menghilang, Diduga Membawa Kabur Dana Desa Beserta Upah Honor Pegawainya

256

Kab.Karawang – FBN | Suasana BPD beserta perangkat Desa Waluya, kecamatan kutawaluya, Kabupaten Karawang, Menjadi Misteri dengan Diduga hilangnya Kepala Desa Waluya Asep Hermansyah sampai saat ini dimana rimbanya.

Menurut Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Waluya Nadi Supendi mengatakan kepada fokusberitanasional.net bahwa Kepala Desa sejak pencairan Dana Desa tahap III pada bulan Desember 2019 sekitar kurang lebih Rp. 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah) sudah tidak terlihat.

“Masyarakat selalu pertanykan kepada kami, kapan pembangunan TPT di laksanakan pengerjaannya, dengan banyaknya tekanan dari masyarakat akhirnya kami jelaskan kepada masyarakar,sebelum pencairan DD tahap III, Kades Asep sekitar empat bulan tidak pernah menampakan ke Kantor Desa Waluya”Terangnya Nadi.

Setelah pencairan DD tahap III, Masih kata Nadi” sebanyak uang tersebut di kantongi Kepala Desa sampai saat ini dimana rimbanya, dengan hilangnya kepala desa menjadi misteri masyarakat desa waluya.

Sama halnya dikatakan oleh Sulaeman selaku Sekretaris Desa Waluya menambahkan, selain uang DD tahap III, uang honor perangkat desa juga belum di bagikan semuanya dikantongi oleh Kades.

Lanjutnya Sekdes “kami bersama Ketua BPD sudah koordinasi dengan pihak Kecamatan, agar menghubungi kepala desa untuk segera membagikan uang honor perangkat desa segera.

Dana Desa Tahap III yang diperuntukan untuk pembangunan turap sebanyak dua titik dan jalan setapak dua titik, sedangkan Kepala Desa baru membeli bahan matrial hanya batu belah saja dua truk,Guramnya Sekdes.

Pasalnya tidak hanya DD tahap III yang belum terealisasi, namun DD tahap II tahun 2019 juga belum rampung dikerjakan.Terangnya Sekdes kepada fokusberitanasional.net. Rabu(15/1/20).

Sekdes juga memaparkan Untuk tahap II saja baru 70 persen, sementara tahap III bisa cair, menurut Kepala Desa waktu itu dengan perjanjian pekerjaan tahap II segera diselesaikan, akan tetapi sampai saat ini baik tahap II maupun tahap III belum dikerjakan”.

Reporter : ( A. Rachmat )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini