oleh

Kadis Pendidikan Pekanbaru Ismardi, Ingatkan Kepsek Agar Tidak Jual Beli LKS

FOKUS BERITA PEKANBARU – Berdasarkan ramai Pemberitaan dari media sosial tentang judul “Terungkap Jual Beli Buku LKS di SDN 089 Pekanbaru” Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Tanggapi Konfirmasi Rekanan Tim Media.

Menurut Ismardi Saya sangat terimakasih kepada rekanan wartawan ( Tim ) telah menyampaikan atas informasi adanya praktek jual beli LKS di Sekolah baik itu tingkat SD dan SMP,

“Karena Tanpa informasi dari rekanan manalah mungkin kami dari dinas Pendidikan ini kami mengcover sekolah yang jumlah ratusan di Pekanbaru ini pak, Jelas Ismardi

Bahasa tersebut disampaikan Ismardi saat melaksanakan Olahraga Batminton di gedung GOR Batminton tepatnya di TK Negri 45 di luang lingkup Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Senin 11/12/2021 pukul 17.15 wib sore

Saat Tim Wartawan konfirmasi tentang himbauan Kepala Dinas kepada kepala sekolah agar tidak jual beli buku LKS sudah dilayangkan pada pertengahan tahun 2020 kemaren, Jelasnya

menurut Ismardi Peraturan Kemdikbud Minta Sekolah Tidak Gunakan LKS itu jelasnya,”bahwa setiap sekolah dilarang melakukan Pungli disekolah jika membuat orang tua murid terkekang,”dengan Kesalnya

Himbauan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), meminta sekolah negeri dan swasta di Indonesia tidak lagi menggunakan sistem pembelajaran dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS).

“Disdikpora di masing-masing Provinsi hingga kabupaten/kota harus tegas melarang sekolah SD, SMP, dan SMA, masih menggunakan LKS, karena dapat mengibiri kreatifitas siswa, Ungkap Ismardi usai melakukan aktifitas olahraga Batminton didepan para wartawan.

Menurut Ismardi Penggunaan LKS untuk siswa tidak tepat karena bisa merubah filisofi cara belajar siswa aktif menjadi Fasif, apalagi dijenjang pendidikan siswa SD kelas 1 dan 2 sangat belum bisa, Tambahnya

Kemudian Ismardi juga katakan bahwa Kabid SD sudah saya perintahkan turun cek Kelapangan untuk memastikan praktek diduga jual beli buku LKS tersebut,Jika itu benar saya akan panggil sekolah bersangkutan,tegasnya

Nah bagai mana sangsi dari kepala dinas sendiri, Ismardi Menjawab untuk saat ini belum bisa kita sampaikan sama rekanan, karena anggota saya masi chek and Richek di lapangan, nantik beberapa hari kedepan saya sampaikan, kata Ismardi Ilyas,

Juga bagaimana sangsi dari Kepala Dinas sendiri terhadap Kepala Sekolah, bila kegiatan Mafia buku LKS tersebut terbukti, apa sangsi berdasarkan Perwako dan Perdako

Ismardi Ilyas menjawab itu sampai hari ini belum ada data dari wali kota Pekanbaru nanti saya coba cek dan sampaikan Sama Pak Firdaus walikota Pekanbaru.

Jika Perwako dan Perda ada kita akan tetap tindaklanjuti sesuai prosedur yang mengatur terkait permasalahan tersebut, Ungkapnya.

Nah saat dipertanyakan surat himbauan dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru tentang larangan Praktek Mafia jual beli buku LKS dan lainnya, Ismardi Menjawab,nanti kita berikan tunggu saya kabari aja ya, Kata Ismardi.

Ismardi Ilyas juga berharap, agar Penerapan Kurikulum tahun 2013 para tenaga pendidikan lebih memahami sistem pengajaran yang telah menjadi program pemerintah, sehingga berjalan optimal dan para guru mampu menerapkan secara baik dimasing masing sekolah, Tutup Ismardi. (Tim/Herma)

Komentar

Fokus Berita Nasional