Kali Ulu Perlu Pelebaran dan Normalisasi: Ini Kata Hasan Basri

59

FOKUS BERITA NASIONAL I KABUPATEN BEKASI – Sepanjang bantaran Kali Ulu dengan mayoritas padat penduduk, menjadi tempat bermuara air pembuangan dari berbagai wilayah Cikarang Utara, baik dari Kawasan Industri Jababeka dan sekitarnya. Kali Ulu merupakan kali alam yang sudah tidak lagi mendapat perhatian Pemerintah Daerah.

Seperti dikatakan Hasan Basri, Salah satu tokoh masyarakat Desa Tanjung Sari Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, kepada Fokus Berita Nasional, Rabu (9/1/2019). Kali Ulu merupakan kali alam yang menjadi tempat bermuaranya air pembuangan, terutama air curah hujan. Kampung Kali Ulu disetiap musim penghujan dipastikan akan terendam air, bahkan sampai masuk kerumah rumah penduduk yang berada disepanjang bantaran Kali Ulu.

Dua desa yang menjadi tempat langganan banjir, desa Tanjung Sari dan desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara. Bila hujan turun dalam hitungan Tiga Jam, air dipastikan meluap dan menggenangi pemukiman warga hingga ketinggian mencapai 1 meter.

Hasan Basri berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi jangan tutup mata, harus ada solusi untuk menjaga stabilitas lingkungan, agar air Kali tidak meluap, untuk di tahun berikutnya. Kali Ulu membutuhkan pelebaran dan normalisasi, untuk meminimalisir luapan debit air bila musim penghujan datang.

Masih dikatakan Hasan, terjadinya banjir yang meluap dan masuk kepemukiman warga, ini bukan yang pertama kali atau kedua kalinya, bahkan setip hujan turun lebat, dengan hitungan jam, air dari berbagai wilayah akan bermuara dan melintas di Kali Ulu. (Hidayat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini