11/30/2022
Post Visitors:160

FBN – Batam || Melalui Surat Nomor : B/380/XI/2020, di atas Sebuah kapal MV.OCEANA, Personil anggota TNI dari Pasukan Marinir Melalui Pangkalan Utama TNI AL IX Tanjung Balai Karimun Ternyata Melakukan Simulasi ANTI TEROR ASPEK LAUT DI MV OCEANA Pada Sebuah Kapal Ferry tujuan Lintas Batam ke Tanjung Balai dan Batam tujuan Dumai.

Kapal Ferry berjenis penumpang kapal Ferry Merk MV Oceana di sandera oleh 2 orang tak dikenal (OTK), 2 perampok atau perompak kapal telah menyandera para penumpang kapal Ferry. Informasi dihimpun media TR.Com, kedua orang OTK itu adalah pelaku teror di atas Kapal Ferry Penumpang yang di Rampok kemudian menyandera para penumpang kapal Ferry MV Oceana.

Motif tujuannya hanya merampok, merampas harta para penumpang dan melakukan aktifitas penyanderaan di atas Kapal Ferry MVvOceana mengunakan senjata api laras panjang, menurut narasumber yang tak mau disebutkan namanya.

Terlihat dalam video rekaman saat di tempat kejadian perkara (TKP) Kapal Ferry MV Oceana terlihat jelas kedua OTK Pelaku perampok sempat menyandera penumpang dan telah berhasil dilumpuhkan oleh Personil anggota TNI, pada (15/11/20) siang kemarin.

Dalam aksi kedua pelaku perampok dan perompak Kapal Ferry MV Oceana mengunakan senjata api laras panjang secara ganas dan menyandera penumpang kapal Ferry kini telah berhasil dilumpuhkan oleh Para Personil anggota TNI, menurut info dari Pasukan Marinir.

Satu orang telah dilumpuhkan ditembak mati di tempat akibat melawan petugas padahal sudah diperingatkan dari awal oleh Petugas Personil TNI, namun tak dihiraukan. Maka dengan tegas jarak terukur atas perlawanan pelaku mengunakan senjata api laras panjang kini tertembak di bagian perut, sepontan mati di tempat.

Tampak jenazah satu orang pelaku perompak persisnya di depan dack muka Kapal Ferry penumpang MV Oceana yang tergeletak bersimbah darah bersama dengan barang bukti disita berupa senpi laras panjang.

Belum diketahui motif kedua OTK pelaku yang mengunakan Senpi laras panjang, dan dari mana asal senpi yang digunakan pelaku masih belum diketahui secara jelas tipenya.

Sementara 1 orang pelaku masih hidup, telah diamankan pihak Personil anggota TNI Pasukan Marinir dari Pangkalan Utama TNI AL Teladan di LANAL Tanjung Balai Karimun, untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Ketika hendak di konfirmasi melalui Dinas Perhubungan laut dan Tim Personil anggota TNI yang berhasil menggagalkan atau melumpuhkan niat jahat para OTK pelaku perampok, perompak, dan pembajakan kapal Ferry MV Oceana disertai juga penyanderaan kepada para penumpang kapal Ferry telah di amankan.

Kini satu orang Pelaku OTK yang Masih Hidup dari perompak maupun pelaku penyandera kapal tersebut diperiksa dan diamankan Petugas Personil anggota TNI, dan semua itu hanyalah “Reka Adegan Anti Teror” dilapangan dalam rangka pelaksanaan penilaian pangkalan TNI AL Teladan pada tanggal 12 November 2020.

Hingga berita ini di terbitkan, ternyata video rekaman tersebut adalah latihan Aksi Teror Aspek Laut yang dilakukan sejumlah personil Pangkalan Angkatan Laut TNI AL IX Teladan di LANAL Tanjung Balai Karimun sebagai Penanggung jawab, sesuai Surat atas nama TNI AL Bagus Setiawan Melalui Surat di terima Media TR.Com dari narasumber.

Rilis Sri Imelda

%d blogger menyukai ini: