09/24/2022
Post Visitors:32
Kapolda.sumsel Irjen Pol prof Dr Eko Indra Heri,S MM, kita patut bersyukur ditahun 2020 kita banyak dikarunia turunnya hujan,sehingga masalah Karhutla tidak begitu merepotkan bagi kita Khususnya TNI Polri Pemda dan Steakholder lainnya

FBN – Sumsel || Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri,S MM didampingi PJU Polda Sumsel menghadiri Rakor dalam rangka optimalisasi kegiatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla disumsel bersama GM.PT.Telkom Area Sumsel dan para perusahan perkebunan sawit dan Karet,Kamis 01/04.2021 di Gedung Promoter LT III Polda Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya Kapolda.sumsel Irjen Pol prof Dr Eko Indra Heri,S MM kita patut bersyukur ditahun 2020 kita banyak dikarunia turunnya hujan,sehingga masalah Karhutla tidak begitu merepotkan bagi kita Khususnya TNI.Polri Pemda dan Steakholder lainnya,namun demikian menurut perkiraan ditahun 2021 akan terjadi seperti tahu 2019 kalau dulu kemaraunya basah namun diahun ini kemaraunya kering,ucap Jenderal Eko.

Oleh karena itu kita persiapkan dari sekarang diantaranya pencegahan ,dan lebih bagus dari yang lain ,kemudian penanggulangan dan penegakan hukum,namun demikian kalau yang dua ini sukses tindakan selanjutnya tidak terlalu besar,biaya yang besar dalam penanggulangan karhutla ini adalah biaya ketika menanggulangi kebakaran ,sala satu strategi pencegahan mulai menyiapkan personel,peralatan,dan memanfaatkan teknologi asap digital dan kita telah memanfaatkan aplikasi lancang kuning,dan saat ini Polda sumsel akan bekerjasama dengan Pemda yakni.

Aplikasi songket dan dari pusat ada perintah membuat aplikasi asap dan polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan kerja keras kita semua,termasuk steak holder PT,Telkom dan pemilik perusahan perusahan demi menjaga kekayaan alam dan aset bangsa Negara tanpa orentasi bisnis guna mewujudkan langit sumatera selatan biru,tanpa asap tegas nya

Sementara itu yang mewakili GM.Pt telkom Area Sumsel, Mustaqim pada intinya mendukung apa yang diprogramkan polda sumsel untuk mendeteksi masalah.

Karhutla wilayah sumsel dengan aplikasi digital lancang kuning atau aplikasi songket yang akan dilauncing bersama Pemda nantinya, dan Aplikasi asap digital dan jaringan internet yang ada melalui telkom atau produknya Indihome akan diperbanyak jaringan internet di12 kabupaten dan 4 kota dan 1 provinsi sumsel disamping pelanggan yang sudah ada tandasnya.

( Sirlani )

%d blogger menyukai ini: