Kapolres Melawi Pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Lilin Kapuas 2019 Dan Pengamanan Malam Tahun Baru 2020

58

KAB. MELAWI, FOKUS BERITA NASIONAL | Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, S.H., S.I.K., M.H Memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin Kapuas 2019 dihalaman Polres Melawi, Kamis (19/12/19).

Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran. bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Dalam Apel Ops Lilin Kapuas 2019 Kapolres menyematkan tanda pita dari Perwakilan TNI Polri dan,pol PP dan Dinas Perhubungan.

Dalam amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jendral Pol Idham Azis, yang dibacakan oleh Kapolres Melawi menyampaikan bahwa Operasi Lilin tahun 2019 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari.

“Operasi Lilin tahun 2019 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin tanggal 23 Desember 2019, sampai dengan hari Rabu tanggal 1 Januari 2020. Dan akan melibatkan instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya”.

“Operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan professional”

“Terdapat 12 potensi kawasan yang harus di antisipasi, yaitu aksi Kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, Kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras, terkait dengan hal tersebut, seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah” Tuturnya.//ddk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini