Kapolres Ultimatum Pelaku Pengeroyokan Anggota Polri

53

KAB. BATUBARA, FOKUS BERITA NASIONAL | Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang dengan tegas Ultimatum Pelaku Pengeroyokan Anggota Polri untuk segera menyerahkan diri dalam tempo satu minggu.

Pasca penangkapan tersangka narkoba warga Desa Nanasiam petugas polisi dihalangi warga dengan cara mengeroyok petugas polsek Medang Deras. Kamis.(29/08/2019) sekira Pukul 18.00 WIB di Dusun IV Mesjid Desa Nanasiam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara.

Untuk itu Kapolres Batu Bara AKBP Robin Simatupang yang didampingi Waka Polres Batubara Kompol Herwansyah Putra, Kasat Intel AKP Romi dan seluruh jajaran polres Batubara turun berkunjung dan bersilaturahmi dengan masyarakat Medang Deras di pondok terapung Desa Nenassiam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara, Jum’at (30/08/2019)

Dalam kesempatan ini Camat Medang Deras diwakilkan Sekcam Abd Salam SH dalam mengapresiasi atas kehadiran rombongan Polres Batu Bara. Dalam hal ini Pemerintahan Kecamatan sangat mendukung program Polres Batubara dalam pemberantasan narkoba karena menurutnya narkoba sangat membahayakan nasib anak bangsa.

Senada disampaikan Tokoh Gemkara Batu Bara Taufik Doban meminta aparat hukum untuk dapat memberantas narkoba dan judi jackpot karena kejahatan datangnya dari perbuatan barang haram yakni shabu. Dan kami berharap agar pihak kepolisian bisa membumi hangguskan perjudian jackpot yang ada di Kecamatan medang deras.

Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang dalam arahanya kepada seluruh Kapolsek yang ada di-Kabupaten Batu Bara serius dalam pemberantasan Narkoba jika tidak menurutnya ada kolusi dengan bandar narkoba.

Narkoba dari negara jiran kewilayah Batu Bara akibat lemahnya pengawasan namun pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penangkapan terhadap bandar narkoba.

Polres Batubara tetap komit memberantas peredaran narkoba tak perna kendor sedikit pun, ujar kapolres.

Selain itu Kapolres juga mengatakan pihaknya tidak mempunyai Polisi laut namun pihaknya tidak peduli dengan semua itu yang penting pemberantasan narkoba harus dituntaskan.

Terkait peredaran narkoba Robin berharap agar seluruh pihak turut memberikan informasi dan peduli bahayanya narkoba jika tidak polisi tidak akan dapat melakukan pemberantasan.

Kapolres juga mengusulkan agar pihak Kecamatan dan juga Kades dapat membuat Perdes pengusiran terhadap pengedar narkoba. Terjadinya kejahatan baik itu pembunuhan, perampokan, pencurian dan banyak lagi kejahatan lain yang awalnya dari pecandu narkoba.

“Berkenaan dengan tragedi pengeroyokan yang dialami anggota Polri Kami memohon kepada Masyarakat agar berupaya untuk menyerahkan tersangka narkoba yang melarikan diri kepada kami serta melaporkan kepada Kapolres Batu Bara apabila Ada Oknum Kepolisian yang ikut dalam jaringan Peredaran Narkoba,

“Saya sengaja membawa semua pejabat utama Polres Batu Bara agar dapat mengenal tokoh dan wilayah Medang Deras karena dari pertama saya bertugas di Batu Bara sangat serius dalam memerangi Peredaran Narkoba’,” ujarnya.

Lanjutnya, Seperti contoh yang sudah kita lakukan di Desa Simpang Gambus. Dan setiap minggu Polsek dan Polres harus melakukan pengungkapan peredaran Narkoba dan saya tau bahwa Peredaran Narkoba di Medang Deras sangat banyak, karena jauh dari pantauan serta daerah Pantai merupakan jalur untuk menyeludupkan Narkoba

Untuk itu saya harap masyarakat dapat bekerjasama dengan kami agar kampung ini zero narkoba, dan saya memohon restu dan masih memberi kesempatan kepada tersangka yang telah melarikan diri pada saat penindakan oleh Polsek Medang Deras pada tanggal 29 Agustus 2019 lalu.

“Saya harap agar tersangka menyerahkan diri dan saya akan gempur para pelaku narkoba, mereka yang melarikan diri berinisial NB, IA dan Ika ketiganya warga Desa Nenassiam melarikan diri saat ditangkap tim Polsek Medang Deras Kamis (29/08/2019) malam dan bagi ketiganya saya beri tempo satu minggu,” pungkasnya.

Reporter: Supriadi