Kasasi Penggugat Soal SK Kades Karang Bahagia Dikabulkan MA, Ini Kata Bupati Eka

Kab.Bekasi – FBN | Pemilihan Kepala Desa tahun 2018 lalu di Kabupaten Bekasi, rupanya masih belum di terima oleh sejumlah pihak, terutama Desa Karang Bahagia Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Jawa Barat, yang di menangkan oleh Hamdani Atamam.

Usai penghitungan suara selesai, sudah mulai adanya kabar-kabar tak sedap dari beberapa masyarakat Desa Karang Bahagia, dengan aksi di Kecamatan Karang Bahagia dengan Dugaan adanya ketidak adilan atau adanya kecurangan.

Rupanya gugatan demi gugatan oleh Pihak-Pihak yang merasa dirugikan tersebut terus di lakukan sampai saat ini. Hingga pada tanggal 9 Januari 2020, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung dengan Nomor 87/G/2018 PTUN.BDG, Nomor 141/B/2019/PT. TUN.JKT dan Jo. Nomor 509 K/TUN/2019, meminta untuk mencabut Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor: 141/Kep.319-DPMD/2018 Tanggal 28 September 2018.

Yang isi salah satunya adalah Mengadili :
1.Menyatakan Permohonan Kasasi dari Pemohon Kasasi I Hamdani Atamam, dan Pemohon Kasasi II Bupati Bekasi, tidak diterima.

Dari hasil keputusan tersebut, menjadi bahan perbincangan masyarakat khususnya masyarakat Desa Karang Bahagia.

Tak puas dengan hasil Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Kepala Desa Karang Bahagia, Hamdani Atamam dan Bupati Bekasi melakukan Kasasi ke tingkat Mahkamah Agung (MA) dengan Nomor 509 K/TUN/ 2019.

Namun dalam putusan MA tingkat Kasasi lagi – lagi dalam salah satu isinya Mengadili : Menyatakan Permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi I : HAMDANI ATAMAM, dan Pemohon Kasasi II : Bupati Bekasi, tidak diterima.

Saat disinggung terkait putusan Kasasi tersebut, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyatakan bahwa dirinya belum menerima hasil putusan tersebut.

“Pada intinya secara administrasi belum menerima dari hasil kasasi”. Singkat Bupati Bekasi usai membuka Musrenbang di Kecamatan Bojong Mangu, Senin (27/01/2020).

Reporter : (**tif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *