Kasi Pidsus Kejari Karawang, Segera Memanggil Kades Kutakarya “Diduga Dana Bumdes Anggaran 2017 Digunakan Untuk Menggadai Tanah Sawah”

60

KAB. KARAWANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Penelusuran Fokus Berita Nasional “BUMDES KARYA MANDIRI” Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, dari tahun 2018 dipake gade sebidang tanah sawah oleh Oknum Kepala Desa ( DAHIMAN ),

Untuk memperluas informasi dan investigasi dilapangan FBN mencoba menyambangi Ketua “BUMDES KARYA MANDIRI” ( Wawan )di kediamannya, kebetulan ada Ketua BPD ( Alex ) saat di konfirmasi terkait kegiatan BUMDES KARYA MANDIRI” anggaran tahun 2017 tidak berjalan,

Wawan membenarkan adanya temuan FBN, sejak tahun 2017 – 2019 memang saya sebagai Ketua “BUMDES KARYA MANDIRI” Desa Kutakarya, pada tahun 2017 saya mengajukan proposal untuk modal usaha ekonomi produtiv UEP yang bersumber dari Dana Desa anggaran tahun 2017,

Alhamdulillah pada bulan Desember 2017 saya menerima terasfer masup ke rekening “BUMDES KARYA MANDIRI” sebesar + Rp.144.000.000,.00, Namun uang sebanyak tersebut belum juga kami gunakan pengadaan gas LPG 5 kg dan POM MINI

Menurut Kepala Desa ( Dahiman ) uang BUMDES jangan di gunakan pengadaan gas LPG 5 kg, dan POM MINI, uangnya sementara di pinjam dulu, “kata kades”kami tidak bisa bilang apa-apa namanya sama Kepala Desa,
Setelah saya musyawarah dengan bendahara “pada tanggal 15 Desember 2017” saya berikan kepada Kepala Desa sebanyak Rp,130.000.000,00, saya ada bukti Kwitansi yang di tanda tangan oleh Keapa Desa ( Dahiman )

Pada tanggal 22 Desember 2017 kata Keapala Desa uang BUMDES Desa sisanya ada berapa lagi”kata saya” + 14.000.000,00, kata Kepala Desa mau dipakai lagi uangnya, kemudian sisa uang sebesar Rp.14.000.000,00, lagi saya berikan kepada Kepala Desa, tertulis di kwitansi sebelahnya, dan telah di faraf oleh Kades Dahiman,

Total semuanya uang BUMDES Desa sebesar + 144.000.000,00, di tangan Kepala Desa, Kami menunggu uang BUMDES Desa di kembalikan oleh Kepala Desa ( Dahiman ) sehingga saya beberapa kali pertanyakan, namun menurut Kepala Desa uang BUMDES Desa dipakai menggadai tanah sawah dari Ibu Nengsih “kata kades”

Saya merasa malu sama masyarakat sering dipertanyakan kapan pengadaan gas LPG 5 kg. dan POM MINI, saya tidak bisa menjawab kepada masyarakat,

Dilain waktu seteleh mengtahui Uang BUMDES Desa di gunakan menggadai sebidang Tanah Sawah dari” Ibu Nengsih “pikiran saya merasa takut tidak mau berurusan dengan hukum, yang sangat ironis lagi,uang sebanyak tersebut digunakan menggadai sebidang tanah sawa,

Kami harus Tanda Tangan dalam kwitansi, Menurutnya uang BUMDES Desa sebanyak tersebut sudah dikembalikan kepada saya, padahal yang sebenarnya saya tidak pernah menerima uang pengembalian sebanyak tersebut dari Ibu Nengsih/ Kades Dahiman, secara terpaksa kami tanda tangan”kata wawan”( tanada terima uang boong-boongan )

Menurut”wawan” dana BUMDES Desa yang bersumber dari Dana Desa tahun 2017 (uang Negara ) yang seharusnya uang tersebut untuk di kelola modal BUMDES Desa untuk pengadaan gas dan Pom Mini, dari pada saya jadi masalah, Pada tanggal 25 Januari 2019 saya mengundurkan diri dari Ketua BUMDES Desa “KARYA MANDIRI” pungkasnya ( 25/8/19 )

Sementara, Sinaga.SH. Ketua Komunitas Pengawas Korupsi Kab. Karawang, BUMDES Desa Berbadan Hukum Publik bercirikan Desa yang diakui secara hukum juga memiliki kewenangan untuk melakukan perbuatan hukum baik hukum public maupun hukum privat,

Dengan demikian Direktur BUMDES Desa dapat melakukan perjanjian hukum yang memiliki tujuan saling menguntungkan BUMDES Desa serta perbuatan hukum lainnya yang dengan demikian BUMDES Desa dapat menuntut juga dapat dituntut di Pengadilan,” kata sinaga”

Dalam hal ini.Kepada Kasi Pidsus Kajari Karawang Agar segera melakukan langkah-langkah penyelidikan hukum terkait dengan adanya dugaa Dana BUDES Desa anggaran tahun 2017 yang berseumber dari Dana Desa ( DD ) diduga uangnya digunakan menggadai tanah sawah ( Ibu Nengsih ) oleh Kepala Desa ( Dahiman )

Kepada Kasi Pidsus Kajari Karawang Agar tanpa tebang pilih bagi para oknum yang terlibat didalamnya yang telah dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hokum, Agar membentuk tim pencari fakta untuk melakukan penyelidikan sesuai dengan kewenangannya,

Untuk menerapkan hukum sesuai dengan ketentuan dan perataturan perundang-undangan dengan tetap konsisten Terhadap setiap orang yang diduga melakukan Tindak Pidana, Segera Memanggil dan memeriksa Oknum Kepala Desa Kuta Karya ( Dahiman ) dengan tetap mengacu pada “azas praduga tak bersalah”

Kami berharap agar pihak-pihak yang ber kompeten yang dalam hal ini Kasi Pidsus Kajari Karawang agar segera melakukan tindakan Hukum sesuai dengan kewenangannya Dan selanjutnya kami akan menyimpan berkas, gambar, rekaman dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan suara gambar maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunanakan media cetak media online media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia.

Disisi lain, hal yang mendapatkan informasi atau salinan data ini kami anggap masih dalam koridor tupoksi dalam melakukan pengamatan dan pemantauan serta fungsi PERS selaku control social masyarakat, pungkasnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini