Kasus Pemukulan Gunakan HeLm di Srimahi Mulai Proses BAP, Korban Minta Polisi Tangkap Pelaku

5

FBN – BEKASI || Bersama saksi dugaan Pemukulan menggunakan Helm, Ratim dan korban Roin (49) Bin Saman warga Kampung Dadap RT 003 RW 005 Desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi pada senin pekan lalu yang di lakukan kepala Desanya dengan nomor surat laporan, LP /1189/833 – SPKT / K/XI/2020 /Restro Bekasi, hari ini Senin (16/11/2020) mulai menjalani proses berita acara pemeriksaan (BAP) di Polres Metro Bekasi Jalan Ki Hajar Dewantara No 1 Kecamatan Cikarang Utara

“Perlu di ketahui saksi Ratim sendiri adalah selaku ketua Rukun Warga (RW) 003 di Kampung Pulo Dadap Desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat

“Saya di panggil oleh Polres Metro Bekasi sebagai saksi karena saat kejadian saya ada di lokasi awalnya saya melihat pengerjaan turap (saluran air) di perumahan Srimahi Residence saya bertemu Roin (Korban) lalu saat itu saya dan Roin menanyakan ke pekerja yang membuat turap jangan terlalu sempit dan lebarnya 1 meter karena air akan meluap ke rumah warga,”Kata Saksi usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi

“Saat masih di lokasi Ungkap Saksi,” datang lah mantan ketua RW saudara Nesan yang kini menjadi petugas keamanan perumahan tersebut yang juga ikut menegur pekerja pembuatan turap yang melakukan pekerjaan tanpa memberi tahu nesan dan warga sekitar.”Ungkap Saksi

“Lalu Kemudian saya pulang hendak makan namun tak lama pak lurah (DA) Kepala Desa Srimahi menelpon saya dengan kalimat we kerumah penting, karena saya sebagai bawahan di panggil pimpinan langsung berangkat dan sampai di rumah pak lurah saya di suruh manggil Roin dan saya pun melaksanakan perintah lurah seteleh sampai gerbang rumah pak Lurah ( DA) saya mendengar suara gaduh dengan nada ucapan, emang lo lagi gua incar-incar dari dulu gua matiin lo kemudian langsung memukul korban Roin dengan helm berwarna merah,”Papar Saksi

“Dan disitu juga ada bujang (Pekerja) pak lurah yang melerai pak lurah (DA) yang sudah memukul pak Roin pakai helm,”tegas saksi Ratim.

“Ketika ditanya apa alasan Kepala Desa Srimahi tersebut tega menganiaya Warganya sendiri,” Saksi Ratim hanya menjawab berawal dari korban menegur pekerja pembuatan turap dan dirinya tidak tau banyak soal alasan Kepala desanya sampai tega melakukan pemukulan itu

“Sementara itu Korban meminta kepada Penegak hukum di Polres Metro Bekasi segera memproses pelaku sesuai undang-undang yang berlaku

“Selain luka lebam yang saya alami akibat di hantam bertubi-tubi sampai 4 kali menggunakan helm saya pun merasa trauma karena saat kejadian itu pak kades pun mengeluarkan ancaman mau membunuh saya,”Keluh Roin

“Maka dari itu, Kata Roin, Saya Meminta Kepada pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi segera menangkap pelaku dan di proses sesuai hukum yang berlaku, selain memberi efek jera bagi pelaku dan juga mencegah terulang kembalinya kejadian seperti yang saya alami ini ke warga lainya di desa saya.” Tutupnya. (Red)