oleh

Kasus Pencemaran Nama baik dan Pengancaman Dilakukan Sepasang Suami Istri, Dilaporkan Kepolisi

FBN # MUARA ENIM – Kasus Pencemaran nama baik dan Pengancamam saat mendatangi tempat kediaman rumah pria dibawah umur yang diduga dilakukan oleh sepasang suami Istri bernama Endang dan istrinya Rusneti, warga Dusun III Desa Tanjung Kemala Kecamatan Lubay Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.

saat ini Sedang ditindak Lanjuti Oleh Pimpinan Wilayah Provinsi Sumatera Selatan, Team Operasional Penyelamatan Asset Negara Republik Indonesia TOPAN-RI. Atas tuduhan yang diarahkan atau ditujukan terhadap Anak dibawah umur bernama Pindo Putra Randika ,bin Paijo16 tahun, warga Dusun III Desa Tanjung Kemala Kecamatan Lubay Kabupaten Muara Enim.

Pada hari rabu (14/04/2021) sekitar pukul 10.30 wib, tiba-tiba pada waktu itu Endang, mendatangi tempat kediaman Korban dia marah-marah dengan suara keras ucapnya, menyebutkan, Pindo balikan (BH) istri Aku yang kau ambil di sungai Jernih, kalau tidak kau balikan akan aku bubuk dengan tanganku dan aku ijak-ijak kau. Tegas Endang.

Namun rupanya pada saat itu Pindo Putra Randika lagi tidak ada dirumah, dia pergi bersama seorang temannya yang bernama Rado Susanto yang sedang ada dirummah Kakeknya Pindo.

Mendengar Endang lagi marah- marah, Keluarlah Sang kakek bertanya apa kau marah-marah dengan Cucuku, Jawab Endang, Cucu Kamu Pindo maling (BH) istriku di sungai Jernih saat istriku cuci pakaian.

Tidak lama kemudian, datanglah Himalaya 67 tahun tetangga sebelah, kata Himalaya, Endang kau jangan mudah asal tuduh kalau tidak terbukti bisa jadi fitnah ini pencemaran nama baik. Mendengar perkataan itu Endang langsung meninggalkan tempat.

Tidak lama kemudian disusul oleh istri Endang Rusneti medatangi rumah Pindo Putra Randika, lantas marah-marah, ucapannya katakan dengan Pindo, balikkan (BH) aku yang diambilnya di Batang hari Jernih saat aku lagi cuci pakaian, kalau tidak dibalikkan tunggulah akan aku suruh tangani oleh laki aku dimanabai dia berada kata Rusneti.

Mendengar ada keramaian itu, datanglah Medarti, yang rumahnya dekat dengan korban, kata Medarti, Rusneti buktikan dahulu jangan asal nuduh orang siapa saksi kau, namun Rusnrti tetap saja ngotot nuduh Pindo Putra Randika yang mengambil pakaian Dalam tersebut. Ujarnya.

Selanjutnya perkara ini sedang di tangani Polsek Rambang Luby, Kepolisian Resor Muara Enim Sumatera Selatan Via Surat Nomor.31/TOPAN-RI/DP,W/Sumsel/V-2021 telah dikirim dan disampaikan pada hari senin (31/05/2021).

Pimpinan Wilayah Sumsel Topan-RI, ketika di mintai keterangan pada hari Sabtu (29/05/2021) di Sekretariat Topan-RI Sumsel, Beliau Mengatakan Kasus tersebut dapat di selesaikan dengan baik dan seadil-adilnya, transparan akuntabel dan terang benderang.

Serta menjunjung tinggi dalam Menegakkan Superemasi Hukum dan Keadilan, karena untuk menghidari hal kekerasan di lingkungan masyarakat, agar terciptanya rasa aman dan Kondosif, jangan sampai terjadi adanya permusuhan apalagi perpecahan tandasnya. ( Sirlani )

Komentar

Fokus Berita Nasional