oleh

Kawasan Industri Sedana Golf dan KJIE Harus Tuntaskan Ploting Volume Penanganan Kali Kalapa, Andri : Jangan Berpatokan Pada Jam Sewa Alat Berat

FBN # Karawang – Persoalan dampak banjir sungai Kali Kalapa Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat sedang terus ditangani oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dan empat kawasan industri dengan dilakukannya normalisasi dan pelebaran sungai, dalam ketentuannya Pemkab Karawang membagi tanggung jawab keempat kawasan sesuai dengan ploting volume yang tertuang didalam surat Nomor 600/2282/PUPR.

Dari keempat kawasan yang sudah melaksanakan kewajibannya baru tiga kawasan industri. Yaitu Karawang International Industrial City (KIIC), Kawasan Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE), dan Sedana Golf, berikut Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (SDA PUPR) Karawang. Sementara kawasan Pertiwi Lestari (PL) belum ada action.

Dan untuk KJIE dan Sedana Golf sendiri belum menyelesaikan kewajibannya sebagaimana yang tertuang dalam surat Pemkab Karawang. Dimana ploting volume yang harus dinormalisasi serta dilakukan pelebaran sepanjang 932 meter. Tetapi kenyataannya, belum selesai sampai 932 meter sudah terhenti.

Menyikapi hal tersebut, aktivis Karawang, Andri Kurniawan yang sejak awal ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Wadas bersama Kepala Desa, unsur lembaga Desa dan tokoh masyarakat. Menyayangkan tidak tuntasnya normalisasi yang dilakukan oleh dua kawasan industri, yakni KJIE dan Sedana Golf.

Diungkapkannya, “Bahkan untuk kawasan industri Pertiwi Lestari belum sama sekali melakukan action, yang sampai saat ini berjalan hanya ploting volume Dinas PUPR dan KIIC saja. Seharusnya bagi KJIE dan Sedana Golf jangan berpatokan pada volume sewa alat berat selama 100 jam, tapi harus berpatokan pada ploting volume kewajiban yang tertuang dalam surat Pemkab Karawang,”

“Oleh karena itu, saya kaget ketika membaca berita yang memuat statement bagian Hubungan Masyarakat (Humas) real estate Rolling Hills KJIE yang mengatakan bahwa membangun jembatan dan Normalisasi pelebaran Jembatan RW sepanjang 932 dan lebar 12 meter membantu pemerintah dalam penanggulangan luapan banjir sungai Kalikalapa di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat,” Jelas Andri, Minggu (9/05/2021).

Andri juga menambahkan, “Sepengetahuan saya yang intensif melakukan komunikasi dengan pak Kades Wadas. Jangankan membangun jembatan, untuk normalisasi saja tidak tuntas kok. KJIE dan Sedana Golf malah berpatokan pada sewa alat berat yang hanya 100 jam. Sementara penggunaan sewa alat berat dengan hitungan 100 jam tidak dapat menuntaskan ploting volume yang telah diamanati oleh Pemkab Karawang,”

Ketika ditanya langkah apa yang akan dilakukan dalam menyikapi belum tuntasnya kewajiban dua kawasan dan ada satu kawasan yang sama sekali belum action, Andri mengatakan, bahwa pihaknya bersama Kades Wadas akan melakukan komunikasi lagi dengan Bupati Karawang, khususnya dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang membidangi.

“Next setelah libur hari raya Idul Fitri, kita akan melakukan komunikasi kembali dengan Pemkab Karawang, dan tidak menutup kemungkinan akan mengajak Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang untuk ikut mengawasi jalannya proses penyelesaian dampak Kali Kalapa ini. Karena beberapa pekan lalu, Komisi III sudah melakukan kunjungan kerja ke Rolling Hills,” Pungkasnya. (Topan)

Komentar

Fokus Berita Nasional