08/16/2022
Post Visitors:32

FBN – KARAWANG || Suasana di ruang kelas 1 dan kelas 2 SDN Medangasem II Kecamatan Jayakerta terlihat tertib meskipun ada beberapa anak yang nampak gelisah dan ketakutan ketika petugas medis berseragam terlihat memasuki area sekolah. Respons para siswa pun aneka rupa, ada yang biasa saja ada pula yang menangis.

Para petugas medis itu merupakan petugas kesehatan dari Puskesmas Medangasem Kecamatan Jayakerta yang akan memberikan imunisasi kepada siswa kelas 1 dari Ketiga Desa yaitu desa Medangasem,Desa Kampungsawah,dan desa ciptamarga Mereka mendapat imunisasi campak MR oleh Puskesmas Medangasem kegiatan tersebut dimulai dari tanggal 24 s/d 27 Agustus 2020 Program imunisasi ini dalam rangka Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kepala Puskesmas Medangasem Dr.Tuti Susilawati menyampaikan Pemberian imunisasi untuk siswa SD perlu dilakukan karena sejak anak memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan tingkat kekebalan. Oleh sebab itu, pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia SD atau sederajat.

Masih kata dr.Tuti Imunisasi ini adalah pemberian vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Ini diberikan mulai dari lahir sampai awal masa kanak-kanak. Imunisasi yang telah diperoleh pada waktu bayi belum cukup untuk melindungi diri dari aneka penyakit maka imunisasi ulangan perlu diberikan kembali sampai usia anak sekolah.

Kegiatan Bulan imunisasi anak sekolah (bias) diwilayah kerja Pkm Medangasem alhamdulillah sudah berjalan dengan baik dan lancar,tanpa kendala.

Tim puskesmas medangasem bekerja sama dengan pihak sekolah untuk mengatur tehnik pelaksanaan (Bias) agar dapat dilaksanakan disekolah-sekolah dengan protokol kesehatan yang ketat
Yakni memakai masker
Menjaga jarak
Mencuci tangan
Menjaga daya tahan tubuh,dan rutin berolahraga dan berjemur.

Adapun sasaran anak kelas 1 Sd yang sehat,Sasaran Bias adalah 632 anak dilaksanakan diruangan kelas yang dipilih luas,bersih dan terdapat ventilasi yang baik.

Meskipun capaian saat ini belum mencapai 100%, masih sekitar 80% karena masih ada beberapa murid yang terindikasi sakit dan tidak datang saat pemberian imunisasi campak MR ini.
Tapi pihak PKM tetap berkordinasi dengan pihak sekolah untuk memberikan imunisasi susulan bagi-bagi murid yang saat itu tidak datang dan yang sudah sehat dari sakitnya.

Harapan saya dengan pemberian vaksin campak MR ini pada anak-anak usia sekolah kelas 1 Sd ini dapat menurunkan angka kejadian penyakit campak MR dan rubella pada anak-anak kita sehingga anak-anak indonesia dapat tumbuh menjadi generasi penerus yg sehat dan berkualitas Pungkasnya.

*Topan*

%d blogger menyukai ini: