10/02/2022
Post Visitors:24
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan S.I.K melalui Kasubbag Humas Polres Merangin Iptu Edih kepada awak media mengatakan, dari hasil interogasi tersangka ES, pelaku mengakui bahwa telah membeli atau mendapatkan narkotika jenis shabu tersebut dari Safar yang beralamat di Dusun lubuk tenam Kelurahan Manggis Kabupaten Muara Bungo

FBN – Merangin || Pelaku tindak pidana peredaran dan penyalagunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Merangin sepertinya tak jera dan habis habisnya, terbukti pada hari Kamis (01/04/2021), Tim Opsnal Sat Resnarkoba telah melakukan ungkap kasus Tindak pidana Narkotika jenis Shabu.

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan S.I.K melalui Kasubbag Humas Polres Merangin Iptu Edih kepada awak media mengatakan, dari hasil interogasi tersangka ES, pelaku mengakui bahwa telah membeli atau mendapatkan narkotika jenis shabu tersebut dari Safar yang beralamat di Dusun lubuk tenam Kelurahan Manggis Kabupaten Muara Bungo, atas Informasi tersebut, team melakukan Lidik dan Maping keberadaan Pelaku,”jelas Iptu Edih.

“Sekira pukul 16.00 Wib, terlihat pelaku Safar melintas di  dusun Lubuk Tenam Kelurahan Manggis Kecamatan Bathin III kabupaten Muaro Bungoungo, oleh team dilakukan pengejaran dan sekira 300 meter, laju kendaraan pelaku berhasil dihentikan, kemudian dilakukan penggeledahan badan dan tas sandang Pelaku, di dalam tas sandang merek jeep warna hitam tersebut, ditemukan Barang berupa, 4 (empat) bungkus narkotika jenis Shabu berbagai ukuran dengan bruto 82,66 Gram.


93 butir  Pil extacy berbentuk diamond, 1(satu) buah timbangan merk F1976, 2 (dua) pak plastik bening merk ziper, 1 (satu) unit HP Nokia berwarna biru, Uang sejumlah Rp 1.350.000,-
2 (dua) buah plastik asoy warna putih dan hitam, dan 1 (satu) unit Honda Beat warna hitam tanpa No Pol beserta Kunci kontaknya,”lanjut Iptu Edih.

“Semua barang bukti yang didapat tersebut diakui adalah miliknya, atas kejadian tersebut Pelaku dan Barang Bukti saat ini sudah diamankan ke Polres Merangin untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut, atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) undang undang Republik Indonesia no 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”pungkas Iptu Edih.
(PERI).

%d blogger menyukai ini: