Kementerian Pertanian “Petani Tak Gunakan Bantuan Bibit dan Kapur Dolimit”

58

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL | Kementerian Pertanian di dalam program peningkatan swasembada pangan tidak bisa lepas dari perannya para petani, karena bagaimanapun, petani merupakan salah satu penunjang untuk meningkatkan swasembada pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia,

Di dalam programnya Kementerian Pertanian telah memberikan bibit dan Kapur Dolimit untuk membantu petani dalam meningkatkan kuantitas dan kualitasnya dalam hasil pertanian, terutama untuk lahan persawahan di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Namun bantuan Bibit dan Kapur Dolomit yang di berikan oleh Kementerian Pertanian tidak di minati petani, seperti yang terjadi di Desa Karangpatri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, di karenakan bibit yang di berikan sudah melewati batas pakai (Kadaluarsa) dan Kapur Dolimit sendiri tidak di gunakan di karenakan kurangnya sosialisasi untuk penggunaan Kapur Dolimit,

Padahal manfaat Kapur Dolimit sangat bagus untuk tanah dan tanaman, di antaranya:

1. Mengatur tingkat keasaman dah pH tanah.
2. Mensuplai kebutuhan hara Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg) pada tanaman.
3. Dapat membantu menyeimbangkan keasaman tanah sehingga sesuai dengan pH yang di butuhkan tanaman.
4. Dapat menetralisir kejenuhan zat zat yang berlebihan yang bisa meracuni tanah dan tanaman, seperti zat Al (alumunium), Fe (zat besi), Cu (tembaga) yang jiga berlebihan tentu akan menimbulkan efek buruk bagi tanah dan tanaman.
5. Dapat membantu mempercepat penyerapan zat-zat hara yang sudah ada di dalam tanah.
6. Dapat membantu unsur pembentuk warna daun (Klorofil) menjadi lebih baik, sehingga membuat daun hijau yang sempurna.

Dan kurangnya sosialisasi oleh Kementerian Pertanian kepada para petani di dalam penggunaan dan terutama manfaat Kapur Dolimit itu sendiri, sehinggga menimbulkan ke khawatiran buat petani ketika kapur itu di gunakan di lahan sawahnya.

Reporter: Juhery