Ketua DPC LKPK Kabupaten Bekasi “Jangan Pilih Wakil Rakyat Yang Gagal”

61

Anwar Soleh Ketua DPC Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kabupaten Bekasi

KABUPATEN BEKASI | FOKUS BERITA NASIONAL – Menjelang Pesta Demokrasi Rakyat dalam Pemilihan Umum 2019, merupakan puncak pertarungan politik, dari Pemilihan wakil rakyat DPRD Kabupaten /Kota sampai Pemilihan Presiden. Anwar Soleh Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi Kabupaten Bekasi, mengamati peta politik dalam pemilihan wakil rakyat akan terjadi pergeseran yang signifikan. Rabu (27/3/2019).

Masyarakat di Kabupaten Bekasi akan mengalami krisis kepercayaan terhadap anggota DPRD yang saat ini mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg). Hiruk pikuk kinerja DPRD Kabupaten Bekasi, dinilai belum memihak kepada masyarakat.

Mayoritas para wakil rakyat usai terpilih dan duduk di kursi mewah, memperkaya diri sendiri dan lupa dari manah dia lahir, dengan memikul sejumlah janji janji kepada masyarakat, namun pada akhirnya semua itu kamuflase.

Kedaulatan tertinggi ada ditangan rakyat, maka kata Anwar, jangan asal dalam memilih wakil rakyat, lihat asal usulnya, SDMny dan juga kemampuan dalam membangun jiwa dan raganya, “gimana mau mrmbangun Bekasi, membangun dirinya sendiri ajah bingung” karena jabatan yang mereka pegang merupakan jabatan kepercayaan yang disematkan oleh dan dari masyarakat.

Ramainya pemberitaan pada media massa, itu salah satu bukti buruknya kinerja wakil rakyat,

“anggota DPRD Kabupaten Bekasi ber bondong bondong di panggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan dijadikan saksi saat persidangan kasus suap mega proyek Meikarta”. Saya meliat sisi politiknya para Caleg akan jauh lebih berat mengembalikan kepercayaan masyarakat. Singkatnya. (Red-FBN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini