Ketua DPC LKPK Kabupaten Cianjur Penuhi Undangan Kasi Intel Kejari Cianjur

51

CIANJUR, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Pudin Ariwibowo Ketua Lemabaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) DPC Kabupaten Cianjur, Memenuhi udangan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cianjur untuk di mintai keterangan terkait pelaporan dugaan Korupsi yang terjadi di Desa Rawabelut Kecamatan Sukaremi, Kab. Cianjur. Senin (08/04/2019).

Pudin Ariwibowo mengatakan kepada media Fokus Berita Nasional.Com. “Saya sebagai Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) Cianjur berharap, Kejaksaan Negeri Cianjur, dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar, mengingat di wilayah Kab. Cianjur, banyak para pejabat yang di duga melakukan tindakan yang melanggar hukum. “Yang berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi”, khusunya anggaran yang masuk dari Pemerintah Daerah atau Pusat yang di gelontorkan ke Pemerintahan Desa.

Dalam hal ini banyak pelaporan dari Lembaga Kami kepada Kejaksaan Negeri Cianjur, yang berkaitan dengan dugaan penyalah gunaan anggaran Dana Desa. Hari ini saya memenuhi undangan Kejari untuk dimintai keterangan lebih lanjut atas pelaporan yang kami layangkan.

Kami berharap kinerja Kejaksaan Negeri Cianjur tidak tebang pilih, tidak pandang bulu, bila adanya dugaan dan kuat diduga, maka harus segera melakukan pemangilan dan pemeriksaan lebih lanjut. Karena masyarakat butuh keadilan,” Ucap pudin dengan nada geram.

Pudin akan terus membantu dan berada di barisan terdepan masyarakat, terkait khasus Korupsi di wilayah Kabupaten Cianjur. Lembaga kami sangat terbuka dan siap menjadi penyambung lidah masyarakat dalam mendapatkan kepastian hukum. Disinyalir masih banyak Kepala Desa yang Nakal, berikut datanya sudah Kami pelajari dalam kajian tim LBH Lembaga KPK. Terkait dugaan Korupsi di desa lainya.

“Kami akan terus mengawal khasus ini sampi selesai, ada juga dugaan Korupsi di desa lainnya selain Desa Rawabelut, kami juga sudah mempunyai data desa lain yang diduga Korupsi. Kami minta kerjasamanya dari semua masyarakat Kab. Cianjur, supaya bisa mengawal dan mengawasi desanya masing-masing, semoga Kejaksaan Negeri Kab. Cianjur bisa memberikan pencerahan terhadap kepastian hukum, agar ada efek jera kepada pelaku Koruptor. Sekaligus memberi efek jera terhadap Kepala Desa yang terlibat kasus Korupsi,” Pungkasnya. (Red-FBN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini