12/03/2022
Post Visitors:91

FBN – Prov. Jambi || Sudah hampir tiga tahun berjalan komplik di F SPTI Prov. Jambi, hal ini di karenakan ada sekelompok orang mengaku ngaku F SPTI Kubu CP Nainggolan, berpusat di Medan dan ketua Pimpinan Daerahnya (PD) mengaku bernama Jhon Very Sihaloho, yang di daftarkan di Kesbangpol Prov. Jambi.
Pada tgl 20 Oktober 2020, Jhon Very mengadakan Rakerda di Hotel Holden Harvest Kota Jambi, dan rakerda tersebut di Gagalkan karena kubu versi Cp nainggolan memakai Logo F SPTI pimpinan Surya Batubara.

Akibat pembubaran rakorda itu, padatgl 27 0ktober 2020, Kesbangpol Prov. Jambi, mengundang ke dua Cubu dan mencoba memediasinya namun tidak menemukan titik Terang.
Dalam pertemuan, Ketua DPD F SPTI – K SPSI Prov. Jambi, Natal Parlindungan Hutabarat menegaskan, kapanpun Cubu versi CP, nainggolan kader F SPTI yang di Pecat itu menggunakan Logo F SPTI di Provinsi jambi, maka kami pimpinan Bapak Surya batubara apapun yang terjadi tetap melarangnya sesuai Hak paten tegasnya.

kemudian Ketua DPC F SPTI Kota Jambi Ariyanto Harianja menegaskan, dihadapan Kadisnakertrans Bahari Panjaitan, Kesbangpol Kaban, juga Biro Pemerintahan Provinsi dan undangan lainnya, untuk menjadi ketua DPD dan DPC maupun PUK di F SPTI, tidak segampang membalikan telapak tangan, karena ada aturan dan mekanisme, kenapa F SPTI menggunakan bahasa Dewan Pimpinan! Karena paling tinggi adalah Musawarah Anggota sesua ad/rt, artinya menjadi ketua, diputuskan Musawarah anggota, jadi yang dikatakan Bapak Bahari itu benar, mekanisme model apa cara si Jhon very itu, baru hampir empat bulan di kenal, sudah mengaku ngaku ketua Pimpinan Daerah F SPTI versi Cp. nainggolan juga bukan kader F SPTI tegasnya.

Lanjutnya, perlu di ketahui, F SPTI bukan Ormas, dan LSM, juga bukan Organisasi Politik, kami Hanya Pekerja Buruh Bongkar Muat Barang, itu sebabnya kami terdaftar di Disnakertrans provinsi dan Kota Jambi, bukan di Kesbangpol, Jadi kalau si Jhon very versi cp, nainggolan itu terdaftar di kesbangpol, berarti mereka bukan Buruh Bongkar muat barang, melainkan Ormas dan lain sebagainya, untuk itu kami anggota F SPTI pimpinan Bapak Surya Batubara mendorong pemerintah secara husus Kesbangpol agar menentukan Sikab dengan tegas kepada yang mengaku ngaku F SPTI Jhon very. itu sebabnya, setelah kita pastikan acara rakordanya batal, di hadapan ratusan anggota F SPTI kita langsung mengadakan konferensi Pers, hal ini kita lakukan agar seluruh anggota dan keluarga F SPTI di Provinsi Jambi, dan para pimpinan perusahaan, dan juga Intansi terkait yang berhubungan dengan serikat pekerja juga polri harus memahami, tentang pemakaian Logo P SPTI, jadi kalau tidak bagian dari bapak Surya Batubara, siapapun tidak BERHAK memakai nama dan Logo F SPTI. kalau si jhon veri terdaftar di kesbangpol, berati bukan buruh bongkar muat barang, ini kami sampaikan supaya seluruh komponen, baik itu pemerintah pengusaha, polri, bahwa si jhon veri tidak ada kaitanya dengan buruh bongkar muat barang karena mereka mendaftar di Kesbangpol Provinsi Jambi tegas Ariyanto. (LS)

%d blogger menyukai ini: