09/24/2022
Post Visitors:32

FBN – SURABAYA || Lagi dan lagi, awak media mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan dari Korps Bhayangkara. Kali ini, hal tersebut menimpa awak media yang akan melakukan liputan perayaan Hari Jadi Polwan ke 72 di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (01/09/2020).

Beralibi perintah dari Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, petugas jaga Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya hanya mengijinkan beberapa jurnalis untuk masuk.

Bayu Pangarso selaku Ketua FPII Setwil Jatim mengatakan, sikap itu sangat di sayangkan telah terjadi di Polres Tanjung Perak. Dengan sengaja menghalang halangi tugas wartawan memperoleh informasi.

“Bahwa insiden tersebut telah menceredai UU Pers No.40 Tahun 1999 tentang pers pasal 18 ayat 1 bunyinya sudah jelas tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan hak Pers untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan informasi (pasal 4 ayat 3 ) adalah sikap melawan hukum,” jelasnya.

Saat awak media beritacakrawala di lokasi akan melakukan liputan, sempat tidak di perbolehkan. Sikap dan perilaku pengusiran kepada awak media ini menjadi pertanyaan besar, ada apakah di dalam Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

“Semestinya Hari Polwan ke 72 Tahun tersebut perlu di publikasikan agar masyarakat mengetahui, tetapi Polres Pelabuhan Tanjung Perak malah tidak memperbolehkan untuk di publikasikan.
Sampai berita ini diturunkan, kami masih mencari informasi, terkait insiden tersebut. Dan akan meminta keterangan dari pihak Polres Tanjung Perak Surabaya,” pungkasnya. (Red)

%d blogger menyukai ini: