08/17/2022
Post Visitors:35

FOKUS BERITA NASIONAL | Perdebatan Ketua KPK JABAR Piar Pratama, S.H. selaku Kuasa Hukum Letkol. Iwan dengan Denny TNI Angkatan Darat (AD) dan Suharno (AD) terkait kepemilikan rumah di Jalan Ir.H.Juanda No. 17 Kota Bandung. Rabu (08/07/2020)

Perdebatan semakin memanas saat Denny TNI AD dan Suharno menghalangi Piar Pratama selaku Kuasa Hukum dari Letkol Iwan.

“Ini sudah melanggar kode etik sebagi TNI Angkatan Darat harusnya membantu dalam penyelidikan harus bersifat netral dalam menjalan tugas dilapangan jangan menghalangi kinerja tugas yang sudah di Sah kan oleh Pengadilan Rudi sendiri selaku tergugat tidak pernah hadir dalam persidangan dan selalu mencari alesan dari ketidak hadiranya,”kata Piar Pratama Ketua KPK Jabar selaku Kuasa Hukum Letkol Iwan.

“Sikap POM TNI AD sangat disayangkan dalam menjalan kan tugas nya tidak profesional walaupun mereka keberatan dalam penugasan yang dilakukan oleh tim KPK JABAR dan Kuasa Hukum dari Letkol. Iwan seharusnya mereka bersifat koperaatif dan netral”, tambahnya.

POM TNI Denny dan Suharno meminta Bukti-bukti terkait Surat-surat atas kepemilikan rumah yang sah dari Piar Pratama selaku kuasa Hukum dari Letkol Iwan dan langsung memperlihatkan semua data dan berkas sesuai Putusan pengadilan bahkan saat memperlihakan semua bukti berkas kepada TNI Denny disaksikan juga oleh kepolisian Polrestabes dan Dadang selaku Lurah setempat.

“Prilaku Denny dan suharno akan saya laporkan ke KASAD dan POLDA terkait aksinya yang menujuk tangan nya ke muka saya”, tegasnya.Tidak sampai disitu POM TNI PUSAT Denny AD dan rekan anggotanya merusak gembok harus nya dalam prosedur hukum yang Sah dari pengadilan yang di bawa pihak penggugat seharusnya mereka tidak berhak merusak bahkan masuk itu sudah jelas melanggar putusan pengadilan.
(penulis Deni)

%d blogger menyukai ini: