Ketua MUI Kec Pebayuran Menghimbau Agar Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

51

KAB. BEKASI, JAWA BARAT | Ketua Majlis Ulama Indonesia MUI Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. H. Sahroni menghimbau dengan tegas kepada semua masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Pebayuran, untuk tida mudah terprovokasi pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Dikatakannya, kita sebagai warga negara Indonesia yang berdaulat dan dilindungi oleh Undang-Uandang, harus dapat menerima segala hasil dan keputusan (MK) dalam bentuk apapun. Jumat (14/6/2019).

Dan kita sebagai masyakarat tentunya berharap kepada pemimpin negara kita agar terus maju dan berkembang, serta mengutamakan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan pribadi atau golongan.

Untuk menciptakan Kamtibmas, semua ada di tangan kita, dan sudah menjadi tangung jawab kita semua, damainya kita, sudah pasti damainnya NKRI.

Mari kita sama sama mendoakan, agar keputusan Mahkamah Konstitusi MK, mejadi suatu keputusan yang betul betul amanah dan menjadi final dalam proses perselisihan dan gugatan hasil Pemilu 2019.

Demi kehidupan dan kesejahteraan bagi kita semua sebagai rakyat Indonesia yang cinta kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini, ungkapnya. (Juhery)