12/03/2022
Post Visitors:117

Oleh : Ustadz Karyadi el-Mahfudz

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ اَرْسَلَ رَسُوْلَهٗ بِالْهُدٰى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهٗ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهٖ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا
أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ رَبُّ النَّاسِ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا حَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ المَوْصُوْفُ بِأَكْمَلِ صِفَاتِ الأَشْخَاصِ. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أجمعين وسَلّمْ تَسليمًا كَثِيرًا ، أَمَّا بَعْدُ ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، اُوْصِيْنِيْ نَفْسِىْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ

Hadirin Rahimakumullah,
Alhamdulillah atas segala nikmat yang telah kita rengkuh sampai dengan detik ini, sehingga kita mampu menggerakkan badan kita untuk beribadah secara maksimal.
Salawat salam tetap tercurah pada Nabi Besar Muhammad ﷺ, yang telah membawa Islam rahmatan lilalamin.

Hadirin Rahimakumullah,
Izinkan pada khutbah Jum’at yang singkat ini Khotib berwasiat pada diri dan jamaah untuk senantiasa merefresh keimanan dan ketakwaan kita di kehidupan dunia yang kompleks agar tetap meraih keberkahan hidup.

Hadirin Rahimakumullah,
Rasulullah ﷺ pernah bersabda melalui Aisyah Ra :

إِنَّهُ خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِي آدَمَ عَلَى سِتِّينَ وَثَلَاثِ مِائَةِ مَفْصِلٍ

“Sesungguhnya setiap manusia dari anak cucu Adam terlahir dengan tiga ratus enam puluh rangkaian persendian. (HR. Muslim).

Pengetahun Nabi Muhammad ﷺ yang mengungkap jumlah sendi manusia sebanyak 360 sangat menakjubkan. Para ilmuwan pun kaget dengan pengetahuan dan kebenaran Hadis Nabi tersebut. Betapa tidak, pada zaman ketika tidak satu pun ilmuwan membahas anatomi tubuh manusia dan mengetahui jumlah tulang dan persendian manusia, Nabi Muhammad justru dengan tegas menyebut jumlah persendian manusia sebanyak 360 sendi yang menopang tubuh kita, tanpa adanya persendian yang lentur dan fleksibel, kita bagaikan robot yang kaku, disinilah Maha Kuasanya Allah ﷻ atas penciptaan makhluk Nya.
Dr. Hamid Ahmad Hamid menyebutkan dalam bukunya yang berjudul “Rihlah Al-Iman fi Jism Al-Insan” bahwa jumlah sendi dalam tubuh manusia sekitar 360 sendi sebagaimana yang ditetapkan Rasulullah ﷺ, Dr. Hamid kemudian menjelaskan jumlah ini secara rinci sebagai berikut :
Pertama, Tulang belakang memiliki 147 sendi : 25 sendi antar tulang belakang, 72 sendi antara tulang belakang dan tulang rusuk, 50 sendi antar tulang belakang pada jalan makanan samping.
Kedua, Dada memiliki 24 sendi : 2 sendi antara tulang dada dan rongga dada, 18 sendi antara tulang dada dan kepala, 2 sendi antara tulang selangka dan belikat, 2 sendi antara belikat dan tulang batang dada.
Ketiga, Bagian atas tubuh, memiliki 86 sendi : 2 sendi antara tulang bahu, 6 sendi antara tulang siku, 8 sendi antara tulang pergelangan tangan, 70 sendi antara tulang-tulang tangan.
Keempat, Bagian bawah tubuh, memiliki 92 sendi : 2 sendi tulang paha, 6 sendi antara tulang-tulang dua lutut, 6 sendi antara pergelangan kaki, 74 sendi antara tulang-tulang telapak kaki, 4 sendi antara tulang lutut.
Kelima, Daerah sekitar perut, memiliki 11 sendi : 4 sendi antara tulang ekor, 6 sendi antara tulang pinggul, 1 sendi antara sambungan tulang kemaluan.
Jadi Jumlah keseluruhan adalah: 147+24+86++92+11= 360

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk menjaga 360 persendian kita ?

Mencukupkan sedekah sebanyak persendian manusia, yaitu 360 persendian, sebagaimana dijelaskan dalam hadits:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى. (أخرجه مسلم).

Dari Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau telah bersabda: “Di setiap pagi, ada kewajiban sedekah atas setiap persendian dari salah seorang kalian. Setiap tasbiih adalah sedekah, setiap tahmiid adalah sedekah, setiap tahliil adalah sedekah, setiap takbiir adalah sedekah, amar makruf nahi mungkar adalah sedekah. Dan dapat memadai untuk semua itu, dua rakaat yang dilakukan pada waktu Dhuha”

Bahkan dipertegas lagi bagaimana kita menjaga 360 persendian kita dalam hadits Arbain no. 26 yang kita kaji saat ini.

الحَدِيْثُ السَّادِسُ وَالعِشْرُوْنَ
عَنْ أَبي هُرَيرةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( كُلُّ سُلامَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقةٌ ، كُلَّ يَوْمٍ تَطلُعُ فِيْهِ الشَّمْسُ : تَعدِلُ بَينَ الاِثْنَيْنِ صَدَقَةٌ ، وَتُعِيْنُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ، فَتَحْمِلُهُ عَلَيْهَا ، أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقةٌ ، والكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقةٌ ، وبِكُلِّ خُطْوَةٍ تَمشِيْهَا إِلَى الصَّلاَةِ صَدَقةٌ ، وتُمِيْطُ الأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ صَدَقَةٌ )) . رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.

Hadits Kedua Puluh Enam
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedakah setiap harinya mulai matahari terbit.

Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah.

Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadirin Rahimakumullah,
Sedekahlah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita, jika kita diberi amanah kekayaan maka sedekahkan dengan harta yang kita miliki, ingat dimana harta yang kita miliki ada hak kaum fakir miskin dan dhuafa, pun demikian harta yang kita miliki dapat mengangkat derajat kerabat terdekat kita, Rasulullah ﷺ bersabda :

اَلصَّدَقَةُ عَلَى الْمِسْكِيْنِ صَدَقَةٌ وَ هِيَ عَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ : صَدَقَةٌ وَ صِلَةٌ

“Bersedekah kepada orang miskin adalah satu sedekah, dan kepada kerabat ada dua (kebaikan); sedekah dan silaturrahim.”
(HR. Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim )

Profesi yang melekat pada diri kita, pun bisa dijadikan untuk merefresh persendian dengan selalu menebar kebaikan, bukan profesi namun banyak madharat bagi ummat manusia.

Andaipun kita bukan Aghnia, bukan pejabat, maka lakukanlah gerak langkah kita untuk ibadah, tebar kebaikan terhadap sesama makhluk dan pantang untuk merendahkan sesama makhluk, meski terhadap binatang sekalipun karena dibalik itu ada Allah ﷻ Sang Pencipta, setidaknya kita mengimani, tunduk dan patuh pada Sang Khalik yang telah membuat makhluk di alam jagad raya ini.


Semoga dengan sedekah kita menjadi manusia yang terjaga dari berbagai macam penyakit yang mudah menggerogoti 360 persendian kita. Aamiin

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاها وَقَدْ خابَ مَنْ دَسَّاها

“Sungguh beruntung orang-orang yang menyucikan jiwanya dan sungguh rugilah orang-orang yang mengotori jiwanya.”
( as-Syams : 9 -10 )

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِلْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
Penulis,
Pimpinan Yayasan Tsamrotul Qulub Bekasi.


Donasi ZIS dan Waqaf
(Rekening : 0099241667100)
🕋 Paket Haji dan Umroh
🥏082213517515

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: