KLHK Berupaya Maksimal Bantu Penanganan Sampah Seputar JABODETABEK

BEKASI | FOKUS BERITA NASIONAL – Dalam pertemuan singkat dengan Ibu Rosa Vivien Ratnawati Ditjen Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 serta Novrizal Tahar Direktur Pengelolaan Sampah Ditjen PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup RI, bahwa pihaknya akan membantu menangani permasalahan sampah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek). Bahkan beliau fokus pada permasalahan sampah yang dihadapi Kabupaten Bekasi, belum lama ini TPA Burangkeng milik Kabupaten Bekasi ditutup sejumlah warga hingga dua mingguan.

Permasalahan sampah yang dihadapi Kabupaten Bekasi mulai dari sumbernya, sangat kompleks dan rumit. Novrizal menyatakan kepada Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNAS) pada awal Maret 2019, bahwa kerumitan permasalahan sampah di Kabupaten Bekasi karena belum adanya sinergi dan kolaborasi antar stakeholders.

Bahkan di lapangan adanya sejumlah pihak yang menambah permasalahan, misalnya ada perilaku tidak bertanggungjawab seperti buang sampah ke saluran air, kali, pekarangan kosong, pinggir jalan, dan sebagainya. Sampah yang dibuang ke kali seperti masuk kali CBL, selanjutnya masuk laut. Hal ini bertentangan dengan UU No. 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah, PP No. 81/2012, Perpres No. 83/2019 tentang Penangangan Sampah Laut.

Baik Ibu Vivien dan Novrizal mengajak APPI, KPNAS, KAWALI duduk bareng dengan Dinas Lingkungan Hidup, Bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi, Kepala UPTD TPA Burangkeng untuk mencari solusi komprehensif. KLHK akan bantu memberikan solusi konkrit.

Pada saat ini KLHK menekankan pengolahan sampah pada fase recycling line. Artinya, KLHK fokus pada kegiatan recycling sampah. Pendekatan tersebut bagian dari upaya penanangan sampah, Most Preferred dimulai dari Prevention, Minimization, Reuse, Recycling, Other Recovery including energy recovery, Landfill dan fase Lease Preferred, yaitu Controll deposit dan Uncontroll deposit. (Novrizal KLHK, 2018 dikutif dari Global Waste Management Outlook, UNEP, 2015).

KLHK berharap posisi pada recycling line tersebut agar kegiatan daur ulang tumbuh semakin banyak di daerah-daerah di Indonesia. Sebetulnya kegiatan daur ulang di Indonesia tumbuh pesat ketimbang beberapa Negara di Dunia.

KLHK juga mendorong implementasi Perpres No. 97/2019 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. Target Jakstranas adalah pengurangan sampah 30% dan penangangan sampah 70% pada tahun 2025.

Indikator keberhasilan Jakstranas tersebut. Penggurangan sampah 30% pada 2025, Penurunan waste generation per capita, Penurunan jumlah volume sampah di sumber, dan Penurunan jumlah sampah terbuang ke lingkungan. Selanjutnya indikator sukses penanganan sampah 70% pada tahun 2025 adalah Peningkatan jumlah sampah terdaur ulang dan menjadi sumber energi, Penurunan jumlah sampah ditimbun di TPA, Penurunan jumlah sampah dibuang ke lingkungan.

Sehingga diperlukan suatu kerja keras dan perkuat kerjasama dan koordinasi antara Lembaga Negara/ Kementerian, Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah terutama Kabupaten/Kota. Pemerintah Kabupaten/Kota punya peran penting dan strategis dalam menangani permasalahan sampah di daerahnya masing-masing. Pemerintah Pusat juga punya andil besar yang mampu perkuat daerah, seperti dukungan kebijakan, dukungan anggaran untuk penyediaan infrastruktur pengolahan sampah, teknologi, alat berat, dll.

Dikatakan Bagong Suyoto, Ketua Umum Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI), Ketua Koalisi Persampahan Nasional (KPNAS) dan Anggota Dewan Pengarah dan Pertimbangan Pengelolaan Sampah Nasional (DP3SN). Selasa (26/03).

Kehadiran KLHK dan sejumlah lembaga dari Pemerintah Pusat akan menambah semangat dan inisiatif serta pendekatan lebih segar dalam selesaikan permasalahan sampah. APPI dan KPNAS dukung segala prakarsa Pemerintah Pusat untuk bantu pemerintah kabupaten/Kota. Kolaborasi dinamis akan mampu mewujudkan budaya dan peradaban baru dalam menangani dan mengelola sampah sesuai mandat peraturan perundangan. (Red-FBN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *