Konvoi Membawa Sajam, Anwar Permana Trantib Desa Kemiri : Berhasil Menangkap Oknum Siswa SMK Ristek Kutawaluya Karawang

55

KAB. KARAWANG, FOKUS BERITA NASIONAL | Masyarakat Desa Kemiri dan Desa Jayamakmur Kecamatan Jayakerta merasa geram dengan tingkah laku siswa SMK Ristek Kuawaluya Kbupaten Karawang yang sering kali membuat keonaran.

Tawuran dan Penyerangan sesama pelajar tersebut sebelum sempat terjadi ”kata anwar permana”. Menerima imformasi yang didapat dari warga, dan menurut warga sekitar pukul 13.30 Wib dengan adanya sekelompok pelajar yang menggunakan kendaraan roda dua melakukan konvoi melewati jalan raya Kemiri menuju arah Cibuaya, dengan mengacung ngacungkan senjata tajam jenis Celurit dan Gergaji es, bahkan ada juga yang membawa Parang.

Dengan adanya laporan dari warga, kami segera menghubungi Polsek Rengasdengklok dan melaporkan adanya imformasi tersebut,”kata Anwar”sekitar pukul 14.00 Wib, sempat mengejar sekelompok pelajar tersebut sampai perbatasan desa Kemiri, bahkan sampai melewati batas desa wilayahnya. Akhirnya Anwar balik kanan, namun beberapa waktu kemudian kami baru sampai di kantor desa dan istirahat, sekitar pukul 15.00 Wib. Ada informasi dua siswa di serang oleh sekelompok pelajar yang konvoi menggunakan kendaraan Roda 2, dan kami langsung ke TKP, ternya yang jadi korban warga kami, yang bernama Restu Prabowo siwa SMK Nurul Ansor kemiri dan Sidi dengan alamat yang sama di dusun Krajan Rt.018/05. Kemudian dua korban di bawa ke UGD, kata Anwar.

Saat di konfirmasi, dua korban saat itu mau melaksanakan kegiatan Pramuka, dan berkumpul di depan SMKN Jayakerta, namun dibelakang terlihat sekelompok pelajar dengan konvoi menggunakan kendaraan Roda 2 langsung menyabet kaki saya, kemudian saya tangkis sehingga tangan saya terluka dengan senjata tajam tersebut dan kemudian pelaku kabur menuju arah Cibuaya, terang Anwar yang menuturkan seperti cerita korban. Selasa (8/10/19).

Setelah kejadian tersebut kami beserta pihak Kecamatan dan Anggota Polsek Rengadengklok melakukan patroli disekitar Kecamatan Jayakerta, sampai pukul 18.00 Wib, dan tidak ditemukan sekelompok pelajar tersebut, sehingga Anggota Polsek beserta Muspika balik kanan, “kata Anwar”.

Masih dikatakan Anwar saya baru sampai rumah terdengar ada sekelompok pelajar tidak tau berapa orang, menggunakan 3 motor yang di tinggal kabur pelakunya, namun naas 1 pelaku yang menggunakan seragam SMK Ristek Kutawaluya Karawang”Nama Sugiri warga Desa Sungaibuntu Kecamatan Pedes – Karawang ,siswa SMK Ristek kelas 2 jurusan Technik Sepeda Motor (TSM) menurut mnya mengaku sebagai joki, dan yang bawa senjata tajam ini temen saya”, akunya.

Untuk pengusutan lebih lanjut oknum pelajar yang berhasil di tangkap akhirnya di jemput petugas Polsek Rengasdengklok, berikut barang bukti 2 senjata tajam dan tiga unit sepeda motor yang di tinggalkan pelaku.

Sementara Tokoh masyarakat Desa Kemiri mengatakan kepada FBN, siswa SMK Ristek Kutawaluya Karawang bukan kali ini saja terjadi, dan sering kali terjadi. Dimata masyarakat siswa SMK Ristek sudah buruk, makanya masyarakat merasa geram, atas kejadian ini. Harapan masyarakat kasus ini harus serius disikapi dan ada efek jera. Kepada pihak Kepolisian kasus ini agar ditindak lanjuti sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku. Ungkapnya (8/10/19.)

Ditempat yang sama , Sersan Wirja Atmaja Babin Kamtibmas TNI AD Desa Kemiri, berpesan kepada semua pelajar di Kabupaten Karawang, agar menjaga citra nama baik sekolah. Pihak SMK Ristek di Kabupaten Karawang agar lebih ketat dalam pengawaasan, Masalah ini masalah dan tanggung jawab kita besama.

Harapan masyarakat kepada pihak pengajar terutama Kepala Sekolah agar dapat memper sempit ruang dan gerak para siswa untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum dan membuat kresahan bimbingan serta diisi dengan siraman rohani Insa Allah para siswa ada perubahan demi tercptanya pendidikan lebih maju pungkasnya.

Reporter A.Rachmat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini