08/14/2022
Post Visitors:33

FBN – KABUPATEN BEKASI || Launching Gempita ( gerakan masyarakat membaca dan taqwa), yang di adakan di desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi di hadirkan Ahmad Hardadi kepala Dinas Perpustakaan Propinsi dan perwakilan dari bupati Dedy Supriyadi , Kapolsek Cikarang Utara, Camat Cikarang Utara ( muchlis), Dedi ( kades waluya), dan beberpa para peserta gempita , dengan ada acara seperti inj agar masyarakat lebih banyak membaca dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan mendapat kan ilmu pengetahuan yang baik, kamis ( 03-09-2020).

Dedy Supriyadi ( perwakilan dari bupati bekasi), menyatakan kegiatan lounching gempita agar masyarakat gemar membaca harus lebih di tingkat kan lagi, dan di literasi karena dengan ada nya dampak cobid 19 ini masyarakat harus tau apa yang harus di lakukan bagaimana pun kita harus mengetahui protokol – protokol kesehatan dan hal yang lain nya.

Karena seluruh dunia lagi suasana nya kisruh dengan ada nya dampak covid 19 ini, pada inti nya bupati kabupaten bekasi dan dinas perpustakaan berkomitmen dan konsisten, mendukung kegemaran membaca di kabupaten bekasi, dan mewujud kan masyarakat bekasi yg literan, dengan lounching gempita di bekasi, sudah berada lima ( 5) lokasi yang pertama di desa : waluya, di mesjid setia mekar dan beberapa di tempat lain nya.

Ahmad hardadi ( Dinas perpustakan propinsi jawa barat), menyatakan : jadi dengan ada lounching gempita inj agar seluruh jawa barat dapat menggemar membaca untuk generasi yang lanjut, agar program di propinsi jawa barat, agar menggemar membaca tentu itu untuk masyarakat yang edukasi nya harus cerdas, dan tugas kami dengan SDM yang baik, program pembangunan ini harus nyata dan harus membangun gedung dan menyiadakan bacaan – bacaan yang baik dan berkwalitas.

Dan membuat lemari yang sederhana jadi inj lah ilmu pengetahuan, dan membuka literasi dan membuka kemampuan dan ke ahlian, dan kita ingin bagaimana warga jawa barat ini diberi kemampuan sekil memiliki kopetensi kita bisa bersaing dengan bangsa lain, SDM kita ber ilmu dan tehnologi.

Program ini di 627 propinsi, tugas kami di kecamatan di buat kotak cerdas ini dan di lanjuti di kabupaten : bekasi, dan di kecamatan, dan di setial desa pun harus ada dan target nya di setiap perusahaan pun harus ada juga buku- buku yang ada hubungan nya dengan kerja, fiksi dan non fiksi, agama, ekonomi dan lain nya.( TIR”).

%d blogger menyukai ini: