Lembaga KPK Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Yang Banyak Terjadi di Kab Cianjur

CIANJUR, FOKUS BERITA NASIONAL.COM | Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi L-KPK, Dsak Kejaksaan Negeri Cianjur untuk segera melakukan tindakan atas banyaknya kasus dugan Korupsi Dana Desa (DD) yang telah di adukan pihaknya beberapa bulan yang lalu.

Pudin Aribowo Ketua Lembaga KPK DPC Kabupaten Cianjur kepada Fokus Berita Nasional.com. Rabu (4/4/2019) menegaskan, beberapa hari lalu kita telah mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Cianjur dan di terima oleh Kasi Intel, untuk mempertanyakan sejauh mana proses kasus dugaan Korupsi Dana Desa (DD) yang telah kita laporkan ke Kejari Cianjur.

Kita sebagai salah satu Lembaga Anti Rasuah yang fokus dalam pengawasan Penggunaan Angaran Negara baik APBD, Provinsi Sampai Pusat. Lembaga KPK Sangat aktif dalam Pengawasan Tindak Pidana Korupsi, di samping membantu kinerja Lembaga Hukum, namun sangat di sesalkan pihak Lembaga terkait seolah kurang respon atas kedatangan kami.

“Lima ( 5 ) Jam kami menunggu pihak Lembaga Hukum Kejaksaan Negeri Cianjur, baru bisa mempersilahkan kami dan memberikan jawaban,”ujarnya. Perlu kami jelaskan, kontrol sosial merupakan lembaga independen yang secara sukarela di samping mitra kerja pemerintah,”lanjut Pudin.

Untuk hal tersebut, kita terus mengawal program pemerintah dan mengawasi pembangunan yang di biayai oleh duit rakyat. “Maka dari itu kita Lembaga KPK mendesak Lembaga Penegak Hukum, untuk mengusut dugaankorupsi Dana Desa (DD) yang telah kita laporkan,”Tegasnya.

Jelas kita mendesak, karena kasus-kasus desa masih banyak yang lainnya. Saya harap kepada Kasi Intel dan Kasi Pidus bisa mempercepat proses penanganan dugaan Korupsi yang kita adukan,” Sambung Pudin. Kejaksaan jangan sampai molor dalam menangani laporan. Saya datang ke Kejaksaan hanya mempertanyakan terkait berkas yang saya lampirkan tiga bulan kebelakang.

Jika lampiran yang saya kirim kepada kasi Intel Kejaksaan masih belum memenuhi syarat dan ketentuannya, saya minta petunjuknya ini malah memberikan undangan kalau cuma surat undangan, buat apa saya harus sampai 6 jam . Saya tetap akan datangi Kejati dan Kejagung buat laporkan kinerja Kejaksaan Negeri Cianjur yang di nilai oleh kami, kurang propesional dan terlalu lambat dalam bekerja. Pungkasnya.(Red-FBN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *