Lembaga KPK Kab. Cianjur Minta Plt Bupati Cianjur Fokus Pada Kemiskinan

60

KAB. CIANJUR, FOKUS BERITA NASIONAL | Satu keluarga di Cianjur, Jawa Barat, yang terdiri dari suami, istri dan enam orang anak yang masih kecil dan belum pada dewasa tinggal di rumah yang nyaris ambruk bahkan sudah tidak layak huni sama semasekali.

Kondisi rumah yang terletak di Kampung Cicantu, Kebon Awi, RT 005/003, Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, ini tidak layak huni. Bahkan kini sebagian atap bangunan di sisi sebelah kanan roboh dan satu bagian dindingnya jebol “Kejadiannya kemarin malam saat hujan deras, atap tiba-tiba roboh Untungnya anak-anak, saya dan suami tidurnya di sini (ruang tengah),” ungkap Juju Juariah (40) saat ditemui awak media di rumahnya, Rabu (10/072019).

Juju mengaku, kondisi rumahnya itu sudah lama rusak karena dimakan usia dan faktor cuaca. Ia bahkan sudah tidak lagi memakai tiga ruangan kamar sejak setahun terakhir karena kondisinya bocor dan langit-langitnya jebol bahkan ambruk parah “Hanya ruangan tengah dan dapur yang digunakan, tapi ini juga harus hati-hati jalannya karena takut terjadi apa-apa lagi,” katanya.

Apalagi sekarang, sebut Juju, setengah atap bangunannya sudah ambruk. “Sama suami untuk sementara atasnya ditutupi terpal agar kalau hujan airnya tidak terlalu banyak masuk,” ucapnya. Ia mengaku bukan tanpa keinginan untuk memperbaiki rumahnya itu. Dari penghasilan suaminya yang pas-pasan sebagai buruh serabutan, ia rutin menyisihkan sebagian untuk mencicil membeli kayu dan bambu. “Tapi belum juga dipakai, bambu-bambunya sudah ada yang maling (dicuri),” katanya.

Dengan kondisi rumahnya yang semakin rusak saat ini, ia semakin was-was jika melakukan aktivitas di dalam rumah, terlebih pada malam hari. “Apalagi sekarang kalau malam hujan terus. Tidur jadinya tidak nyenyak saya khawatir sama anak-anak,” ucapnya.

Juju mengaku belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat terkait kondisi rumahnya yang tidak layak huni itu. Meski begitu, ia menyebutkan pernah didatangi petugas dari pemerintah beberapa kali yang menginformasikan rumahnya akan dimasukkan ke dalam program pemberian bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Kami berharap sekali pemeritah Kab. Cianjur kusus nya PLT Bupati Cianjur harus lebih memperhatikan untuk membatu rakyat nya yang betul betul membutuhkan bantuan dan ururan tangan pemerintah Kab Cianjur.

Pudin Ketua Lemabaga KPK Kab Cianjur meminta PTL Bupati Cianjur untuk mengedepan perhatiannya terhadap masyarakat yang betul betul membutuhkan bantuan, guna Cianjur menjadi pemerhati warga masyarakat yang butuh bantuan RUTIHLAHU agar masyarakat yang tidak mampuh bisa memiliki kedudukan yang sama di wilayahnya Kab Cianjur, buknya silpie yang berkaitan dengan masyarakat yang mampuh aja tapi masyarakat yang tidak mampuh juga mutlak mereka juga perlu perhatian kusus dari pemerintah .pungkas Pudin sambil senyum pada time nya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini