Lembaga KPK Soroti Lemahnya Kinerja Dinas Perizinan Kabupaten Cianjur

199

Kab. Cianjur – FBN | Penuhi undangan Kabib Dinas Perizinan Kabupaten Cianjur guna mencari solusi dan jalan terbaik atas izin yang sudah di terbitkan atas perusahaan hiburan BIOSKOP DEE.CINEMA. Sesampainya di kantor Dinas Perizinan Kabupaten Cianjur, Pudin langsung masuk pada ruangan kepala perizinan (Kadis) selamat siang pak ? Iya siang bapa dari DEE.CINEMA, silahkan duduk mau ngopi apa pak ? Tanya Kadis tidak usah repot terima kasih jawab Pudin. Jumat (24/1).

Jelang beberapa menit Pudin duduk tiba -tiba mulai berdatangan tim Kadis ada sekitar 5 orang dan duduk semua depan Pudin, habis itu Kadis perizinan pun baru bergeser dari kusri kerjanya dan duduk bersama dikursi tamu.

Kadis bertanya bang Maaf terkait Bioskop kami terima aduan melalui surat yang diberikan oleh RT dan warga (Sumarna) yang dimana dirinya tetep menolak Bioskop tidak boleh di operasikan dengan alasan terlalu dekat dengan Sarana Ibadah Masjid. Ucap Kadis.

Maaf pak bila alasan dekat dengan Masjid, Itu alasan konyol, orang samping dan juga depan masjid itu penginapan semua bahkan penginapan -penginapan disamping dan depan Masjid itu berdiri dari sebelum Bioskop ada, bahkan salah satu penginapan samping Masjid itu milik sodara Sumarna sendiri, ucap Pudin.

Dan jika betul – bapak merasa bingung dengan adanya surat izin yang sudah bapak terbitkan ke Dee Cinema dan cenderung lebih ikut pada surat yang di berikan Sumarna terkesan bapak sebagai Kadis yang mutlak di lindungi oleh hukum, ko takut sama oknum Ormas yang udah bertindak melawan hukum, karena kebijakan surat yang bapak terbikan jika ada yang membantah itu mutlak melawan hukum, ko bapak diam aja ? Ucap Andi.

Sumarna ini warga masyarkat desa Palasari bukan warga desa Ciloto dan Sumarna ini pejabat RT aja bukan bersih keras nutup Bioskop itu atas dasar apa ? Terus jika betul dirinya sebagai ulama paling bener, itu penginapan – penginapan samping Masjid bahkan itu punya sodaranya sendiri, selain itu hanya itungan langkah dari tempat tinggal dia juga tempat Massage Refleksi Pijat seksi, dan warga asing (Arab) kebanyakan keluar masuk kesitu ko didiamkan ? Selain itu banyak tempat tempat prostitusi lainya yang sama dekat Masjid bahkan dekat dengan Pondok Pesantren, ko Sumarna diam aja.

Masih dikatakan Pudin Ketua MUI Cipanas juga melarang Bioskop tidak boleh operasi, kalau menurut saya sebelum melarang yang jauh dari tempat tinggalnya, Bersihkan dulu tempat mesum sekitar Pasekon, contohnya semua banci numpuk disitu terus Villa Yamaha itu hotel semua, belum di atas rumahnya Villa penginapan Jonih. Itu mutlak ko semua dekat dengan Masjid, apa lagi penginapan Yamaha besebelahan persis dengan Masjid. Ucapnya.

Seharusnya disinilah dinas terkait yang sudah terbitkan izin untuk mempertanggung jawabkan akan surat surat yang di terbitka, yang dinilai sangat merugikan Investor dan seharusnya dinas terkait melaporkan kepihak berwajib atas tidakan yang melawan hukum yang dilakukan oleh para oknum yang tidak bisa menerima keputusan pemerintah daerah. Kalau cuman mengeluarkan surat Izin tapi tidak bisa dapat mempertanggung jawabkannya ? saya minta Bupati Cianjur kaji ulang semua Perda, tegas Pudin. (Red-FBN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini