Lina Marlina Disodorkan Surat Pernyataan Oleh Kades Karangbahagia, “Yang di Duga Menyudutkan Relawan Kesehatan”

56

KAB. BEKASI, FOKUS BERITA NASIONAL | Terkait relawan kesehatan Kabupaten Bekasi yang di maki-maki dalam video amatir berdurasi 00:03:15 detik oleh sebagian pihak Pegawai Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat, Berbuntut panjang.

Pasalnya Vidio tersebut seperti yang di rilis salah satu media online adalah memojokan pihak Kecamatan Karang Bahagia.

Menyikapi hal tersebut, awak media Fokus Berita Nasional menyambangi kediaman Lina Marlina yang beralamat di kampung Pulo Bambu Rt.03/01 Desa Karang Bahagia, Selasa (24/9/2019).

Lina mengatakan saya belum pernah berstatment atau berkomentar kepada media manapun, tapi kenapa kok bisa ada nama saya dan saya memberikan komentar, di media tersebut. Masih dikatakannya, “tolong dong jangan buat berita Hoax, itu sangat merugikan saya”.

Lina Marlina mengatakan terkait surat pernyataan tersebut saya di suruh tanda tangan sama Kepala Desa agar permasalahan ini selesai, ya saya tanda tanganin, maklum pak saya orang kampung tidak mengerti dan tau apa-apa.

“Terkait masalah pemberitaan tersebut itu bohong, kok saya komentar kapan wartawan konfirmasi ke saya sampai saat ini ngga ada wartawan yang nemuin saya, itu bohong saya memberikan komentar.” Sesalnya.

Lanjutnya, yang saya tahu yang datang ke rumah saya cuma kepala Desa, Sekdes dan yang lainya, itupun saya kenal semua kok.

Ibu Bela yang diketahui berada di rumah Lina pada saat itu, sangat menyesalkan dengan adanya surat pernyataan tersebut, surat tersebut sangat merugikan dan menyudutkan saya selaku relawan kesehatan, bahkan Bela siap duduk bersama dan buka bukaan perihal bokbroknya Administrasi dan Pungli di Desa Karang Bahagia, terang Bela.

Memanggapi hal tersebut, Anwar Uban Ketua DPC Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi LKPK Kabupaten Bekasi, diruang kerjanya, Jumat (27/9/19). Seyogyanya permasalahan itu dapat diselesaikan dengan bermusyawarah, beberapa pihak yang terlibat dalam permasalahan tersebut harus dihadirkan, Pihak ibu Lina, Pihak Relawan Kesehatan dan Pihak Pemerintahan Desa Karang Bahagia.

Jangan membodohi masyarakat, harusnya pihak Pemerintah Desa memberikan percerahan dan bukan menambah masalah. Masih dikatakan Anwar, kita akan kaji perihal isi surat tersebut, dan pastinya ada dalang di balik misteri surat tersebut.

Saya berharap Bapak Camat dapat memberikan ruang tempat dan waktu untuk mengundang Pihak Keluarga Lina, Relawan Kesehatan dan Pemerintah Desa Karang Bahagia agar permasalahan ini tidak terus berlarut yang terkesan adanya unsur Interpensi oleh pihak lain. Tutup Anwar. (Red)