09/24/2022
Post Visitors:37

KARAWANG – FBN | Kasus dugaan penyalah gunaan narkotika oleh ANT (23) yang sebelumnya sempat di amankan oleh Satuan Narkoba Polres Karawang dan membuat heboh Karawang, karena ANT merupakan anak dari AJ salah satu pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

Tetapi setelah di lakukan penggeledahan di kediaman ANT yang berlokasi di Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang tidak di temukan jenis narkoba apa pun. Hanya di temukan dua buah alat hisap sabu berbentuk sedotan pipet, dan korek api gas.

Menyikapi adanya dugaan penyalah gunaan narkotika oleh ANT, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (Marcab LMP) Karawang, H. Awandi Siroj Suwandi merasa prihatin. Namun dirinya merasa sedikit lega, ketika sudah dapat di simpulkan dari hasil asessment yang di lakukan tim Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang, ANT di nyatakan sebagai korban perlu di lakukan pemulihan secara medis.

Di katakannya. “Narkoba ini merupakan musuh bersama yang perlu kita lawan. Dalam hal ini bukan hanya tugas pihak Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) saja. Melainkan menjadi tugas kita bersama untuk mencegah peredarannya, agar tidak semakin banyak lagi korban dari masyarakat akibat dari peredaran yang di edarkan oleh kalangan pengedar besar dan kurir yang menggoda serta meracuni masyarakat.”,

“Di balik kejadian yang menimpa anak AJ ini, ada pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua sebagai masyarakat. Di mana saya membaca beberapa pemberitaan di media massa, AJ selaku orang tua ANT mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi Polres Karawang yang tidak pandang bulu, dalam menangani setiap kasus apapun, termasuk kasus narkoba yang menimpa putranya.”, Terang Awandi.

“Artinya di sini AJ menegaskan sekaligus memberikan contoh kepada kita semua, bahwa dirinya selaku pejabat tidak mempertontonkan arogansi sampai melakukan intervensi agar di perlakukan khusus atau special.”, Ujarnya.

“Dan kita tidak boleh menjustifkasi kalau AJ tidak bisa mendidik anak. Jangankan hanya sekaliber AJ yang notabene manusia biasa. Sekelas Nabi saja anaknya ada yang durhaka, seperti Nabi Adam AS dan Nabi Nuh AS. Apa lagi hanya AJ, dan itu pun anaknya masuk kategori korban dari peredaran narkotika.”, Ungkap Awandi.

“Hanya saja itu tadi, saya sepakat dengan pendapat AJ. Adanya dugaan penyalah gunaan narkoba ini, perlu adanya tracking terhadap bandar besarnya.”, Pintanya.

“Kalau memang harus tracking itu bukan ke anak AJ saja, tapi harus sampai ke bandar narkobanya. Sebab dari kejadian tersebut. Sudah di ketahui, anak AJ bukan pecandu narkoba ataupun pemakai aktif. Karena jika sampai bandar besarnya kena, nantinya dapat di ketahui tracking penyebarannya. Siapa saja yang menjadi konsumen aktif dan konsumen pasifnya.”, Pungkasnya. *Topan*

%d blogger menyukai ini: